Libur Sekolah Tanpa Khawatir, PLN UPT 3, Ajarkan Anak Sinau Listrik

Libur Sekolah Tanpa Khawatir, PLN UPT 3, Ajarkan Anak Sinau Listrik
PT PLN (Persero) UPT Salatiga terus mengedukasi pelajar melalui Program Sinau Listrik. (Foto : Humas PLN U)t 3 Salatiga).

Salatiga-Spektroom : Libur sekolah selalu menjadi momen yang dinanti anak-anak. Waktu bermain pun semakin panjang, mulai dari bersepeda, bermain layang-layang, hingga menjelajahi lingkungan sekitar bersama teman-teman.

Namun di balik keceriaan itu, ada potensi bahaya yang sering kali luput dari perhatian, yakni risiko kecelakaan akibat berada terlalu dekat dengan instalasi ketenagalistrikan.

Karena itu, PT PLN (Persero) UPT Salatiga terus mengedukasi pelajar melalui Program Sinau Listrik.

Program ini tidak sekadar mengenalkan bagaimana listrik sampai ke rumah-rumah pelanggan, tetapi juga mengajarkan pentingnya menjaga keselamatan saat berada di sekitar jaringan listrik.

Melalui kegiatan yang digelar di TK Al Azhar Salatiga dan SD Negeri Mayang, Sukoharjo, para siswa diajak memahami perjalanan listrik dari pembangkit, jaringan transmisi, gardu induk, hingga akhirnya dapat digunakan untuk menyalakan lampu dan berbagai peralatan elektronik di rumah.

Materi dikemas dengan bahasa sederhana dan interaktif sehingga mudah dipahami anak-anak. Mereka juga diajak mengenali berbagai fasilitas kelistrikan yang sering dijumpai di lingkungan sekitar.

Salah satu pesan utama yang disampaikan adalah larangan bermain layang-layang di dekat jaringan listrik. Meski terlihat sepele, benang layang-layang yang menyentuh kabel listrik dapat memicu gangguan pasokan listrik bahkan membahayakan keselamatan pemain maupun warga sekitar.

Anak-anak juga diingatkan untuk tidak memanjat menara transmisi, tidak memasuki area gardu induk tanpa izin, serta tidak bermain di sekitar instalasi listrik. Fasilitas tersebut membawa tegangan tinggi yang dapat mengancam keselamatan jiwa.

Manager PLN UPT Salatiga, Ardylla Rommyonegge, Jumat (26/6/2026), mengatakan edukasi keselamatan perlu diberikan sejak dini agar menjadi kebiasaan hingga dewasa.

"Melalui Program Sinau Listrik, kami ingin mengenalkan manfaat listrik sekaligus menanamkan budaya keselamatan kepada generasi muda. Menjelang liburan sekolah, kami mengingatkan anak-anak agar memilih tempat bermain yang aman dan menjauhi jaringan listrik," ujarnya.

PLN berharap pengetahuan yang diperoleh siswa tidak berhenti di ruang kelas. Anak-anak diharapkan dapat menjadi penyampai pesan keselamatan bagi keluarga dan teman-temannya sehingga semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya menjaga diri sekaligus menjaga aset ketenagalistrikan.

Libur sekolah memang saatnya bersenang-senang. Namun, memilih lokasi bermain yang aman, menghindari jaringan listrik, dan mematuhi imbauan keselamatan merupakan langkah sederhana yang dapat mencegah kecelakaan.

Dengan begitu, masa liburan tetap menjadi momen yang menyenangkan tanpa mengorbankan keselamatan.

Berita terkait

Wanita Islam Alkhairaat Maluku Utara Berikan Santunan Anak Yatim di Hari Asyura

Wanita Islam Alkhairaat Maluku Utara Berikan Santunan Anak Yatim di Hari Asyura

Ternate-Spektroom : Pengurus Wilayah Wanita Islam Alkhairaat (WIA) Provinsi Maluku Utara melaksanakan peringatan Hari Asyura 10 Muharram 1448 Hijriah bertepatan dengan tanggal 25 Juni 2026 Miladiyah. Kegiatan yang dipusatkan di Aula Pondok Pesantren Alkhairaat Kalumpang Ternate itu mengusung tema Indahnya Berbagi Untuk Meraih Keberkahan dengan menyantuni anak yatim piatu. Peringatan tersebut

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru