LPKA Ternate Laksanakan Pendampingan Implementasi Pendidikan Berkualitas Bagi Anak Binaan

LPKA Ternate Laksanakan Pendampingan Implementasi Pendidikan Berkualitas Bagi Anak Binaan
Kegiatan Pendampingan Implementasi Pendidikan Berkualitas Bagi Anak Binaan di LPKA Kelas II Ternate (Foto:LPKA Ternate)

Spektroom - Upaya peningkatan pembelajaran di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ternate, diwujudkan melalui Kegiatan Pendampingan Implementasi Pendidikan Berkualitas (Kurikulum Pendidikan Khusus) bagi Anak Binaan, Selasa (9/12/2025).
Kegiatan yang berlangsung di LPKA Kelas II Ternate dibuka Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Provinsi Maluku Utara Said Mahdar di LPKA Kelas II Ternate dan diikuti instansi terkait dan Mitra kerja.
Kakanwil Dirjen Pemasyarakatan Maluku Utara Said Mahdar mengatakan, pendampingan ini tidak sekedar tranfer pengetahuan tetapi merupakan intervensi strategi untuk menyamakan standar, memperkuat kompetensi dan memastikan kurikulum khusus benar-benar mengubah masa depan anak binaan.
"Keberadaan LPKA bukan hanya wadah pembinaan, tetapi merupakan institusi pendidikan dan pemilihan (restorative) bagi anak," ujar Said.
Kepada Kepala LPKA dan jajarannya diinstruksikan dapat mengikuti program pendampingan ini dengan serius dan Pastikan Kurikulum khusus ini berjalan maksimal, terukur dan berkelanjutan.
"Jadikan LPKA Ternate sebagai role model dalam pemenuhan hak pendidikan bagi AHB di wilayah Timur Indonesia," ajak Kakanwil.
Sementara Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan diwakili Kapokja Pembinaan Anak Binaan Chandran Lestyono mengatakan, kegiatan ini tidak hanya menjadi formalitas tetapi momentum strategis untuk memastikan kurikulum khusus benar-benar hidup di ruang-ruang kelas LPKA.
"Kurikulum bukan hanya dokumen,  tetapi instrumen Perubahan yang menghubungkan anak binaan dari keterbatasan menjadi masa depan yang lebih baik," ujarnya.
Dalam pendampingan ini ada empat hal yang menjadi fokus yaitu penyempurnaan substansi, peningkatan kapasitas pengajar, integrasi lintas pihak dan tranformasi anak binaan.
Diharapkan kegiatan di LPKA Kelas II Ternate ini menjadi contoh praktek baik bagi LPKA lain yang akan mendapatkan program yang sama tahun depan, sekaligus menerus komitmen setiap anak tanpa kecuali berhak atas pendidikan yang layak dan berkualitas.
Kepala LPKA Kelas II Ternate Sudirman mengatakan, untuk saat ini terdapat 28 anak binaan, dan kegiatan binaan berjalan dengan baik dan lancar.
"Anak Binaan diberikan bekal ketrampilan sehingga setelah kembali ke masyarakat dapat mengaplikasikan yang diberikan selama dalam pembinaan," ujar Sudirman.
Dalam waktu dekat LPKA Kelas II Ternate kata Sudirman juga akan memperoleh bantuan Sarana prasarana dari Gubernur Maluku Utara.

Berita terkait

Teken MoU dengan Wadhwani dan Indosat, Kemenaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan

Teken MoU dengan Wadhwani dan Indosat, Kemenaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan

Jakarta - Spektroom : Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menandatangani Nota Kesepahaman Bersama dengan Wadhwani Foundation dan PT Indosat Tbk untuk memperkuat ekosistem ketenagakerjaan nasional. Kerja sama ini meliputi peningkatan kapasitas dan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM), pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan artifisial, perluasan kesempatan kerja, serta penguatan akses layanan ketenagakerjaan, termasuk bagi

Anggoro AP
Seminar Hardiknas PGMI UNISKA MAAB Banjarmasin Wujud Tingkatkan Peduli Pendidikan Banua Yang Bermutu

Seminar Hardiknas PGMI UNISKA MAAB Banjarmasin Wujud Tingkatkan Peduli Pendidikan Banua Yang Bermutu

Junaidi, Agung Yunianto Banjarmasin-Spektroom : Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Madrasyah Ibtidaiyah (PGMI) Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al-Banjari (MAAB) Banjarmasin sukses menggelar Seminar Hari Pendidikan Nasional, yang mengangkat tema Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua, digelar Selasa (5/5/2026) di Aula Balai Kota Banjarmasin. H Abdul

Junaidi