Mabes Polri Gelar Rilis Akhir Tahun 2025 Dengan Format Beda

Mabes Polri Gelar Rilis Akhir Tahun 2025 Dengan Format Beda
Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo - Kapolri (Foto Capture YouTube TV Radio Polri)

Spektroom - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin Rilis Akhir Tahun Polri 2025, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, pada Selasa (30/12/2025), dan disiarkan langsung di kanal YouTube TV Radio Polri, dengan melibatkan sejumlah pejabat utama (PJU) untuk memaparkan transformasi institusi.

“Rilis tahun ini, sengaja kami buat sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya. Kali ini kami melibatkan beberapa pejabat utama (PJU) yang mewakili rekan-rekan pejabat lain untuk menjelaskan kegiatan transformasi Polri,” kata Jenderal Sigit.

Kapolri Listyo pada kesempatan tersebut juga tidak lupa mengapresiasi kepada seluruh personil polri yang telah berjuang dan bekerja keras melaksanakan pengabdian sebagai Bhayangkara Negara.

Lebih lanjut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga berharap semoga tugas dan pengabdian dari personil Polri benar benar bermanfaat bagi kemajuan bangsa dan negara, mampu mendukung terwujudnya visi Bersama Indonesia Maju menuju Indonesia Mas 2045 yang kita cita-citakan bersama.

Kapolri menjelaskan, berdasarkan Global Risk Report 2025, terdapat tantangan utama yang diperkirakan masih berpotensi langsung dalam beberapa tahun ke depan, yaitu cuaca ekstrim, kehilangan keberagaman hayati, perubahan sistem alam, kelangkaan sumber daya alam, missed informasi dan disinformasi, dampak negatif dari teknologi AI, ketimpangan polarisasi sosial, spionasi dan perang cyber serta polusi.

audio-thumbnail
Voice Kapolri Listyo Sigit
0:00
/160.44075

"Sejalan dengan berbagai macam risiko tersebut, bencana alam akibat cuaca ekstrim saat ini menjadi salah satu tantangan yang paling nyata dampaknya dan kita rasakan. Bencana tersebut tidak hanya menimbulkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur, tetapi juga memberikan tekanan besar terhadap stabilitas ekonomi" ujar Kapolri merinci.

Kapolri mencontohkan bencana alam di wilayah Sumatra yang meminta korban nyawa dan harta benda.

"Sebagai contoh, Sumatera, tercatat sejak 23 November 2025 terjadi bencana alam di tiga provinsi, yaitu Aceh, Sumbar, dan Sumut, dan berdampak kepada 1.132 orang meninggal dunia, 174 orang hilang" tandasnya lagi.

Sementara disaat yang sama, terdapat tiga sistem siklon di sekitar wilayah Indonesia yang berpotensi memicu hujan deras, angin kencang, dan gelombang tinggi, yaitu siklon Bakung di sekitar Lampung, kemudian bibit siklon 93S yang saat ini berada di sekitar Bali, Nusra, dan Jawa Timur, dan bibit siklon 95S yang saat ini berada di sekitar selatan Papua.

Komjen Pol M. Fadil Imran - Astamaops Kapolri (Foto Capture YouTube TV Radio Polri).

Diforum yang sama Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops) Kapolri Komjen Pol Dr. Mohammad Fadil Imran, M.S memaparkan capaian bidang operasional Polri sepanjang tahun 2025.

"Ini bukan sekedar angka, melainkan wujud kehadiran Polri dalam menjaga stabilitas dan melayani masyarakat di seluruh penjuru negeri" ujarnnya Komjend Fadil Imran.

Sepanjang tahun 2025 pihaknya telah menjalankan 5 operasi terpusat dan 265 operasi kewilayahan.

"Kami tidak hanya fokus pada operasi besar, nasional seperti Kutupat dan Lilin, tetapi juga memperkuat kemandirian wilayah melalui ratusan operasi di tingkat polda untuk menjawab tantangan spesifik di tiap daerah" katanya lagi.

Keamanan, lanjut Fadil Imran, bukan tugas Polri saja. Sinergi adalah kunci, dan tahun ini kerja sama Polri mencakup 5 kementerian, 4 lembaga dan 2 non-lembaga untuk memastikan keamanan nasional yang komprehensif. (@Ng).

Berita terkait

Sekolah Rakyat Permanen Tahap II, Terus Dilakukan Secara Masif  di Aceh

Sekolah Rakyat Permanen Tahap II, Terus Dilakukan Secara Masif di Aceh

Spektroom – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan permanen Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di Provinsi Aceh sebagai bagian dari pemulihan pasca bencana banjir bandang sekaligus upaya memutus mata rantai kemiskinan melalui peningkatan akses pendidikan yang berkualitas. Pembangunan Sekolah Rakyat di Aceh diharapkan menjadi simpul pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak

Nurana Diah Dhayanti