Mahasiswa S3 Ilmu Lingkungan Universiatas Negeri Padang Praktek Kerja Lapangan di Pulau Penyengat
Tanjungpinang-Spektroom : 23 orang Mahasiswa program Doktor (S3) didampingi 6 orang dosen Universitas Negeri Padang (UNP) melakukan Program Kerja Lapangan (PKL) di Pulau Penyengat.
Hari Pertama tiba di Pulau Penyengat mereka mengawali kegiatan dengan penanaman bibit mangrove didampingi 3 orang professor dan 3 doktor yang merupakan bentuk pengabdian kampus kepada negeri atau kepada masyarakat.
Kepala Prodi S3 Ilmu Lingkungan Universitas Negeri Padang Profesor Nushasan Syah menjelaskan mereka datang ke Pulau Penyengat untuk melakukan kajian kajian di Pulau Penyengat berwawasan lingkungan dan budaya.
“Peran Generasi diharapkan bisa menjadi Tour gate atau menjelaskan historis Pulau Penyengat terutama memahami tentang Gurindam-12 pasal demi pasal, memilihara lingkungan dan bisa berkomunikasi dengan baik,” kata Nurhasan, Sabtu (4/4/2026).

Menyinggung tentang dilaksanakannya PKL UNP di Pulau Penyengat, Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura sangat mendukung dan menyambut baik kegiatan yang di lakukan Universitas Negeri Padang di Pulau Penyengat tersebut.
“Saat ini Pemerintah Propinsi Kepulauan Riau sedang menyiapkan konsep lingkungan desa wisata untuk Pulau Penyengat, sebagai daerah wisata yang terbaik di Indonesia,” Kata Wagub.
Para anggota senat akademik meyempatkan diri mengisi acara Ngobrol Santai (Gobras) di RRI Tanjungpinang dengan topik Diskusi umum Pulau Penyengat berwawasan Lingkungan.