Masakan Ikan "Asam Pedas" Kuliner Tradisional Lokal yang Harus Dilestarikan

Masakan Ikan "Asam Pedas" Kuliner Tradisional Lokal yang Harus Dilestarikan
Foto: Panpel Hari Jadi Kota Pontianak.

Spektroom — Menyambut Hari Jadi Kota Pontianak ke-254 yang jatuh pada 23 Oktober mendatang, Borneo Hotel Pontianak punya cara unik untuk merayakannya.

Bukan sekadar pesta seremonial, hotel ini justru memilih jalur kuliner dengan menggelar Lomba Masak Ikan Asam Pedas, masakan khas yang begitu melekat dengan identitas masyarakat setempat.

Audisi awal akan berlangsung pada 9–11 Oktober 2025. Para peserta cukup membawa olahan Ikan Asam Pedas versi terbaik mereka untuk dinilai oleh dewan juri berpengalaman.

Dari sini, 15 nama terpilih akan melangkah ke babak Grand Final yang digelar 18 Oktober di Borneo Sky, Rooftop & Café, lantai 7.

Di panggung final, suasana akan jauh dari kesan dapur biasa. Aroma rempah, hiruk pikuk wajan, dan kreativitas para finalis akan menyatu dalam pertarungan cita rasa.

Bagi juara, hadiah yang ditawarkan bukan main. Selain uang tunai, piala, piagam, voucher menginap, hingga voucher makan, ada bonus istimewa:

Menu Ikan Asam Pedas karya juara pertama akan resmi masuk daftar Menu Spesial Borneo Hotel Pontianak mulai 1 November hingga 31 Desember 2025. Bahkan, pemenang berhak atas royalti dari setiap penjualan.

Sebuah kebanggaan tersendiri bila masakan buatan tangan sendiri bisa dinikmati oleh tamu hotel berbintang.

Agnes Veronika, Owner Representative Borneo Hotel, menjelaskan bahwa lomba ini sengaja digelar untuk menyambut ulang tahun Pontianak dengan nuansa yang dekat di hati masyarakat.

“Ikan Asam Pedas adalah warisan rasa yang sangat otentik, sejalan dengan salah satu brand value kami yaitu Authenticity. Melalui lomba ini kami ingin merayakan identitas kuliner dan kreativitas lokal,” ujarnya.

Sementara itu, Hadi Susanto, General Manager Borneo Hotel, menekankan semangat kebersamaan dalam kegiatan ini.

“Lomba ini adalah sarana merayakan kebersamaan dan semangat ruang koki lokal di kota ini. Kami berharap bisa menghadirkan energi positif sekaligus inspirasi bagi semua peserta,” katanya.

Borneo Hotel juga membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin ikut serta. Pendaftaran hanya dikenakan biaya Rp 50.000, dengan menghubungi panitia melalui nomor 0822 5687 5935 (Feni).

Dengan lomba ini, Borneo Hotel tak hanya merayakan Hari Jadi Kota Pontianak, tetapi juga memberi ruang bagi kreativitas warga untuk tampil dan diakui. Ikan Asam Pedas, yang biasa tersaji di meja makan keluarga, kini naik kelas menjadi ikon kuliner yang siap dibanggakan bersama.


Berita terkait

Bupati Bengkalis Hadiri Peresmian dan Peletakan Batu Pertama  Jembatan Merah Putih Presisi Oleh Kapolri

Bupati Bengkalis Hadiri Peresmian dan Peletakan Batu Pertama Jembatan Merah Putih Presisi Oleh Kapolri

Bengkalis-Spektroom : Bupati Bengkalis Kasmarni diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Bengkalis, H. Toharudin, menghadiri peresmian 27 jembatan serta peletakan batu pertama (ground breaking) 83 Jembatan Merah Putih Presisi se-Provinsi Riau. Peresmian dilakukan langsung oleh Kapolri Jenderap Polisi Listyo Sigit Prabowo dan turut dihadiri Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Ketua

Salman Nurmin, Rafles
Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026 di Maluku Utara, BASARNAS Siagakan 112 Personel

Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026 di Maluku Utara, BASARNAS Siagakan 112 Personel

Ternate–Spektroom : Menghadapi pelaksanaan arus mudik Lebaran tahun 2026 di wilayah Provinsi Maluku Utara, BASARNAS Ternate menyiagakan personel sebanyak 112 personel. Ratusan personel yang disiagakan tersebut ditempatkan pada sejumlah posko gabungan yang tersebar di beberapa titik strategis. Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani mengatakan, para personel BASARNAS yang disiapsiagakan telah

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
KSOP Pastikan Penumpang Tujuan Sanana Akan Terangkut Semua

KSOP Pastikan Penumpang Tujuan Sanana Akan Terangkut Semua

Ternate-Spektroom : Menyikapi membeludaknya penumpang arus mudik route Ternate - Sanana, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Ternate menyiapkan penambahan armada transportasi untuk route atau jurusan tersebut. Banyaknya penumpang arus mudik pada route tersebut yang mengakibatkan sebagian penumpang tidak terangkut, disikapioleh KSOP dengan menyiapkan satu kapal yaitu KM. Uki

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru