Massa Aksi Demo Kecewa Demo Berakhir Setelah Ketua Aksi Diterima Wakil Ketua DPR RI
Jakarta - Spektroom : Ketua Aksi Demo Supriyono ( Botok ) beserta Aliansi lain nya diterima Wakil Ketua DPR-RI , Sumi Ahmad Dasco di Gedung MPR /DPR. Sebelumnya Anggota DPR RI fraksi Gerindra Andre Rosiade menemui para pendemo dengan menyampaikan bahwa DPR-RI akan mengesahkan RUU Perampasan Aset sampai batas waktu tanggal 15 Desember 2026." Jika sampai batas waktu tidak ditetapkan RUU tersebut maka anggota Dewan akan mundur dari jabatan nya." Ucap Ade
Setelah bertemu dengan Susmi Dasco, Botok berserta rombongan pamit undur diri dari pertemuan tersebut. Hal itu mengundang rasa kecewa para pendemo yang diluar gedung MPR/DPR RI karena mereka beranggapan setelah bertemu Anggota Dewan ,Botok tidak seperti waktu akan demo.yang penuh gelora semangat. Mereka ada yang membakar ban.

Sementara itu 65 orang diamankan Polda Metro Jaya menjelang pelaksanaan penyampaian aspirasi di muka umum di kawasan DPR/MPR, Jakarta, sebagai langkah pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. " Ada 65 orang yang sudah Kami amankan, hal tersebut merupakan upaya dan tindakan preventive strike dan preventive education yang diterapkan oleh Polda Metro Jaya." Kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis siang ( 27/8/2026).
Sebanyak 63 orang tersebut diamankan di wilayah Jakarta Timur. Mereka diketahui berasal dari sejumlah wilayah di sekitar Jakarta dan Jawa Barat, yang kemudian berkumpul di Jakarta Timur, mulai dari Bogor, Bekasi, Depok, Tangerang, serta Bandung. Menurut Budi, 65 orang yang diamankan itu merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan kepolisian melalui berbagai metode, baik secara digital maupun konvensional.

Dia menegaskan Polda Metro Jaya tidak bermaksud membatasi kebebasan masyarakat dalam menyampaikan pendapat. Kepolisian berkewajiban memastikan penyampaian aspirasi dapat berlangsung dengan aman dan tertib, sementara masyarakat lainnya tetap dapat menjalankan aktivitas sehari-hari.
"Kepolisian tidak pernah membatasi ruang kemerdekaan penyampaian pendapat, melainkan memastikan aspirasi tersampaikan dengan baik, seluruh masyarakat dapat beraktivitas sebagaimana mestinya," jelas Budi.
Lebih lanjut, dia mengatakan situasi Jakarta sekitar pukul 10.38 WIB masih aman dan terkendali. Aktivitas masyarakat, termasuk lalu lintas, pendidikan, kegiatan ibadah, serta kegiatan perekonomian tetap berjalan.
Sampai siang ,( PKL 14.28) ini situasi masih kondusif, meskipun masih banyak massa pendemo yang berkumpul diluar gedung DPR RI.
Polda Metro Jaya mengerahkan sebanyak 4.274 personel untuk mengamankan kegiatan penyampaian pendapat di muka umum yang dijadwalkan berlangsung di kawasan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis.