Membangun Karier Sejak di Bangku Kuliah, Manajemen FEB UPR Libatkan 25 Mitra Strategis dalam Program Magang

Membangun Karier Sejak di Bangku Kuliah, Manajemen FEB UPR Libatkan 25 Mitra Strategis dalam Program Magang
Tim Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Palangka Raya (UPR) usai meeting membahas Program Magang Mandiri Berdampak di BPK RI Perwakilan Prov. Kalteng. (Foto: Dok MC PRaya)

Palangka Raya-Spektroom : Memasuki dunia kerja bukan lagi sekadar angan setelah lulus kuliah. Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Palangka Raya (UPR) mulai menyiapkan mahasiswanya sejak di bangku kuliah melalui Program Magang Mandiri Berdampak 2026. Dengan menggandeng 25 mitra strategis di Kalimantan Tengah, mahasiswa didorong memperoleh pengalaman kerja nyata sekaligus berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Program yang diluncurkan pada Selasa (4/8/2026) ini dirancang berbasis kebutuhan dunia kerja. Selama magang, mahasiswa tidak hanya menjalani praktik kerja, tetapi juga dilibatkan dalam berbagai proyek yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Ketua Jurusan Manajemen FEB UPR, Vivy Kristinae, mengatakan tantangan dunia kerja saat ini menuntut lulusan memiliki pengalaman praktis, bukan hanya penguasaan teori.

“Magang Mandiri Berdampak menjadi jembatan antara kampus, mahasiswa, dan dunia kerja. Dengan 25 mitra strategis ini, kami ingin menghasilkan lulusan Manajemen FEB UPR yang siap kerja sekaligus mampu memberikan dampak langsung bagi pembangunan Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Sebanyak 25 mitra strategis terlibat dalam program ini, di antaranya BPK RI Perwakilan Kalimantan Tengah, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Kalteng, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Tengah, Pemerintah Kota Palangka Raya, serta sejumlah institusi lainnya.

Mahasiswa akan ditempatkan pada berbagai bidang, mulai dari tata kelola keuangan, pelayanan publik, digitalisasi UMKM, pengembangan BUMDes, hingga manajemen pemerintahan. Melalui pengalaman tersebut, mereka diharapkan mampu memahami dinamika dunia profesional sekaligus melihat langsung persoalan yang dihadapi masyarakat.

Selain kompetensi teknis, program ini juga menekankan penguatan soft skill seperti kepemimpinan, komunikasi, kerja sama tim, integritas, dan kemampuan memecahkan masalah.

“Target kami bukan sekadar meluluskan sarjana. Kami ingin mencetak lulusan Manajemen FEB UPR yang memiliki pengalaman nyata, berdaya saing tinggi, dan siap memenuhi kebutuhan dunia kerja serta mendukung pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah,” tegas Vivy.

Dengan pendekatan link and match, FEB UPR berharap mahasiswa tidak hanya membawa pulang nilai akademik, tetapi juga pengalaman yang menjadi bekal membangun karier sejak masih berada di bangku kuliah. Program ini sekaligus menjadi upaya kampus menghadirkan lulusan yang adaptif terhadap perkembangan dunia usaha dan industri, serta mampu menjadi agen perubahan bagi Kalimantan Tengah. (Polin-1/ndik)

Berita terkait

Lanud Abd Saleh Jadi Titik Gerak Cepat, 200 Personel Satgas Karhutla Diterbangkan ke Kalbar

Lanud Abd Saleh Jadi Titik Gerak Cepat, 200 Personel Satgas Karhutla Diterbangkan ke Kalbar

Malang - Spektroom : Ketika kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali mengancam Kalimantan Barat, Lanud Abdulrachman Saleh di Malang mengambil peran penting sebagai titik keberangkatan pasukan yang akan diterjunkan ke wilayah terdampak. Sebanyak 200 personel Satgas Penanggulangan Karhutla diberangkatkan dari Lanud Abdulrachman Saleh menuju Kalimantan Barat, Senin malam (24/8/2026)

Buang Supeno