Menguatkan Organisasi yang Berkelanjutan, Silaturahmi Akbar Al-Hidayah se-Sumatera Barat di Bukittinggi
Bukittinggi-Spektroom : Silaturahmi Al-Hidayah se Sumatera Barat, berlangsung di Kota Bukittinggi, Minggu (4/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat sinergi, sekaligus membangun komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan organisasi Al-Hidayah di Sumatera Barat.
Silaturahmi Akbar ini dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Kota Bukittinggi M. Dhani Heriyona yang diwakili Kasmirudin, SH, jajaran Fraksi Partai Golkar Kota Bukittinggi, Ketua Umum Al-Hidayah Sumatera Barat, serta para ketua dan pengurus Al-Hidayah dari 19 kabupaten dan kota se-Sumatera Barat.
Al-Hidayah yang berdiri pada 5 Oktober 1979 merupakan organisasi sayap Partai Golkar yang bergerak di bidang keagamaan dan sosial, khususnya dalam pemberdayaan perempuan Muslim.
Ketua Al-Hidayah Kota Bukittinggi, Wiza Andrita yang akrab disapa Rita, menyampaikan apresiasi atas dukungan Ketua DPD Partai Golkar Kota Bukittinggi M. Dhani Heriyona, sehingga Silaturahmi Akbar Al-Hidayah se-Sumatera Barat dapat dilaksanakan di Kota Bukittinggi.
“Ini adalah acara pertama Al-Hidayah se-Sumbar yang dilaksanakan di bawah kepemimpinan beliau. Dukungan ini tidak hanya dari Ketua DPD, tetapi juga didukung penuh oleh Fraksi Golkar yang hadir bersama kita hari ini,” ujar Rita.
Menurut Rita, dukungan tersebut menjadi bukti soliditas Partai Golkar Kota Bukittinggi dalam mendukung berbagai kegiatan Al-Hidayah sebagai organisasi sayap partai yang terus bersinergi dalam membesarkan Partai Golkar ke depan.
“Ini bukti Golkar Bukittinggi solid mendukung kegiatan Al-Hidayah sebagai organisasi sayap yang bersinergi dalam membesarkan Partai Golkar ke depan,” imbuhnya.
Rita menjelaskan, sebutan Bukittinggi sebagai Kota Perjuangan tidak terlepas dari sejarah panjang perjuangan bangsa Indonesia. Menurutnya, Bukittinggi memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan mempertahankan eksistensi Republik Indonesia melalui Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI).
Selain itu, Bukittinggi juga dikenal sebagai daerah yang melahirkan banyak tokoh pejuang dan ulama besar.
“Kenapa Bukittinggi disebut Kota Perjuangan? Karena dari kota inilah PDRI berjuang, mempertahankan Indonesia tetap ada. Karena dari kota inilah lahir pejuang dan ulama besar,” terangnya.
Semangat perjuangan dan pantang menyerah tersebut, lanjut Rita, diharapkan terus menjadi energi bagi seluruh kader dan pengurus, baik di Partai Golkar maupun Al-Hidayah.
Ia berharap Silaturahmi Akbar yang dilaksanakan di Kota Bukittinggi tidak sekadar menjadi ajang pertemuan dan mempererat persaudaraan, tetapi juga mampu melahirkan gagasan serta keputusan terbaik bagi keberlangsungan Al-Hidayah di Sumatera Barat.
Sementara itu, Ketua DPD Pengajian Al-Hidayah Provinsi Sumatera Barat, Hj Linda Oktavianti, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Silaturahmi Akbar yang diikuti pengurus dan anggota Al-Hidayah dari 19 kabupaten dan kota di Sumatera Barat.
Menurut Linda, kegiatan silaturahmi pengajian yang dilaksanakan secara berkala merupakan bagian dari program kerja bersama Al-Hidayah se-Sumatera Barat.
“Marilah kita rapatkan barisan. Silaturahmi pengajian Al-Hidayah setiap tiga bulan dari 19 kabupaten dan kota di Sumbar merupakan program kerja bersama,” ujarnya.
Linda juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua DPD Partai Golkar Kota Bukittinggi M. Dhani Heriyona atas dukungan dan perhatian terhadap kegiatan Silaturahmi Pengajian Al-Hidayah se-Sumatera Barat.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPD Partai Golkar M. Dhani Heriyona atas dukungan dan support terhadap silaturahmi pengajian Al-Hidayah se-Sumatera Barat. Terima kasih juga kepada semua yang telah datang secara ikhlas di acara ini,” tutupnya.
Silaturahmi Akbar tersebut diharapkan semakin memperkuat kebersamaan, komunikasi, dan koordinasi antar-pengurus Al-Hidayah di seluruh Sumatera Barat, sekaligus menjadi ruang untuk melahirkan program-program yang memberikan manfaat bagi umat dan masyarakat.
Acara Silaturahmi Akbar pengajian Al hidayah se Sumatera barat ditutup dengan penyerahan bantuan kepada 10 orang warga masyarakat penerima manfaat. (Rita)