Mengubah Beban Jadi Bantuan: Inovasi Solar dari Sampah Plastik untuk Pulihkan Agam Pasca Bencana

Mengubah Beban Jadi Bantuan: Inovasi Solar dari Sampah Plastik untuk Pulihkan Agam Pasca Bencana
Sekdakab Agam Dr. Mhd Lutfi AR (pakaian dinas) menerim bantuan 1 ton bahan bakar solar hasil inovasi pengolahan sampah plastik. (Foto: Diskominfo Agam)

Spektroom - Pemerintah Kabupaten Agam menerima bantuan simbolis berupa 1 ton bahan bakar solar hasil inovasi pengolahan sampah plastik, yang diserahkan di Aula Utama Kantor Bupati Agam, Senin (9/2/2026).

Bantuan ini menjadi solusi alternatif energi dalam mendukung pemulihan pascabencana hidrometeorologi di wilayah tersebut.

Program ini merupakan hasil kolaborasi Pusat Penelitian Kependudukan dan Lingkungan Hidup (PPKLH) Universitas Negeri Padang (UNP), Renol Energi, Prawira Group, dan Pemerintah Kabupaten Agam.

Inovasi tersebut mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar solar yang ramah lingkungan dan bernilai guna.
Solar hasil olahan sampah plastik ini dialokasikan untuk mendukung operasional fasilitas publik, antara lain pelayanan kesehatan di puskesmas, kebutuhan energi di rumah ibadah, serta aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat yang terdampak keterbatasan bahan bakar pascabencana.

Perwakilan Renol Energi, Dr. Ir. Mulya Gusman, menyampaikan bahwa inovasi ini tidak hanya menyediakan energi alternatif, tetapi juga berkontribusi langsung dalam pengurangan sampah plastik.

“Sampah plastik yang membutuhkan ratusan tahun untuk terurai kini dapat dimanfaatkan menjadi energi yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat,” ujarnya.

Direktur Pascasarjana UNP, Prof. Indang Dewata, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud peran aktif perguruan tinggi dalam memberikan solusi nyata terhadap persoalan lingkungan dan kebencanaan di tengah masyarakat.

Sementara itu, Direktur Operasional Prawira Group, Dimas Andrianto, menyatakan komitmen perusahaannya untuk mendukung keberlanjutan program ini di Kabupaten Agam. Sejalan dengan itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Agam, Jafrizal, berharap kerja sama ini mampu menekan volume sampah plastik sekaligus mendorong kemandirian energi lokal.

Menutup kegiatan, Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Dr. Mhd. Lutfi AR, menekankan pentingnya peran masyarakat dalam memilah sampah sejak dari rumah tangga. (RRE/Rel)

Berita terkait