Menteri PKP dorong kolaborasi untuk percepat pembangunan hunian rakyat

Menteri PKP dorong kolaborasi untuk percepat pembangunan hunian rakyat
Menteri Ara saat silaturahmi ekosistem perumahan ( humss pkp)

Jakarta  -  Spektroom : Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah, perbankan, pengembang, dan sektor swasta untuk mempercepat pembangunan hunian bagi masyarakat.


“Ekosistem perumahan saat ini sehat karena tidak ada monopoli. Pengembang memiliki pilihan terhadap perbankan, bank memiliki pilihan terhadap pengembang, dan konsumen pun memiliki pilihan terhadap pengembang maupun perbankan,” kata Ara berdasarkan keterangannya di Jakarta, Rabu (11/3/2026)

Ia menyebutkan hal tersebut dalam kegiatan silaturahmi ekosistem perumahan yang digelar pada Selasa (10/3). Acara turut dihadiri jajaran Kementerian PKP, Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), perbankan, asosiasi pengembang, serta mitra sektor swasta yang terlibat dalam pembangunan perumahan nasional.

Beberapa mitra strategis yang hadir antara lain CEO Lippo Group James Riady, Direktur Utama PT Sarana Multigriya Finansial, PT Permodalan Nasional Madani, serta perusahaan yang berkontribusi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di bidang perumahan.

Ara menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan perumahan rakyat, baik dari sektor pemerintah, perbankan, pengembang, maupun sektor swasta.


"Atas nama negara kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan perumahan rakyat. Dukungan dari sektor swasta menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap upaya negara dalam menyediakan hunian bagi masyarakat semakin kuat,” ujarnya.

Ia juga menyebut pemerintah tengah menyiapkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perumahan untuk memperkuat kebijakan serta mempercepat penyelesaian berbagai persoalan di sektor perumahan.

Menurut Ara dalam beberapa hari terakhir pemerintah juga melakukan sejumlah langkah strategis untuk mempercepat pembangunan hunian, termasuk pembangunan rumah susun serta pemanfaatan lahan milik negara.


Dalam kesempatan yang sama, CEO Lippo Group James Riady menilai sektor perumahan memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurutnya sektor perumahan dapat memberikan kontribusi sekitar 1,5 hingga 2 persen terhadap pertumbuhan ekonomi sekaligus memberikan dampak sosial yang luas bagi masyarakat.

Perumahan rakyat dapat membantu memutus rantai kemiskinan karena banyak masyarakat yang selama ini tinggal jauh dari tempat kerja dengan fasilitas umum yang terbatas,” ujar James.

Lebih lanjut, kegiatan tersebut diisi dengan buka puasa bersama serta pemberian santunan kepada anak-anak yatim dan bantuan bagi petugas keamanan, pengemudi, serta petugas kebersihan di lingkungan Kementerian PKP.



Berita terkait