Menteri PKP Tegaskan Peran UMKM Perkuat Rantai Pasok Perumahan Nasional Melalui Ekosistem Pengembang

Menteri PKP Tegaskan Peran UMKM Perkuat Rantai Pasok Perumahan Nasional Melalui Ekosistem Pengembang
Menteri pkp tegaskan peran umkm terkait bidang perumahan ( Spektroom/ dd)

Spektroom - Peran strategis dalam pembangunan perumahan rakyat terus membuka ruang bagi UMKM. Untuk itu Kementerian PKP terus membuka ruang bagi UMKM untuk berperan lebih besar dalam penyediaan hunian. “Selama kualitas UMKM baik, kita akan sinergikan dengan Kementerian PKP. Kita ingin UMKM menjadi bagian penting dari ekosistem perumahan,” ujar Menteri Ara di Jakarta,Rabu (31/12/2025).

Hal ini dikatakan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait terkait pertemuan dengan Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) (29/12) lalu, yang membahas penguatan UMKM dalam ekosistem sektor perumahan, termasuk penguatan rantai pasok bahan bangunan, jasa konstruksi, dan industri pendukung pembangunan hunian di seluruh Indonesia.

Menteri Maruarar menyampaikan bahwa UMKM memiliki peran strategis dalam pembangunan perumahan rakyat. “Selama kualitas UMKM baik, kita akan sinergikan dengan Kementerian PKP. Kita ingin UMKM menjadi bagian penting dari ekosistem perumahan,” ujar Menteri Ara

Menteri Ara juga menilai bahwa kompetisi yang sehat antar-UMKM akan berdampak besar pada kualitas pembangunan rumah subsidi maupun rumah umum. “Saya melihat ekosistem UMKM perumahan ini kompetitifnya kuat. Dengan adanya kompetisi yang sehat dan pengembang yang mau memberi kesempatan, rakyat yang paling diuntungkan,” tegasnya.

Ara mengatakan, pemanfaatan skema pembiayaan Kredit Program Perumahan (KPP), yakni bentuk kredit UMKM yang kini diarahkan untuk memperkuat peran UMKM dalam pembangunan perumahan nasional. Skema ini dinilai mampu memperluas keterlibatan UMKM dalam penyediaan material, layanan konstruksi, dan pendukung pembangunan hunian.

Menteri Ara juga menyoroti contoh pelaku UMKM Angga Wawan yang berhasil berkembang dari UMKM hingga menjadi pengembang sukses. “Kisah Mas Angga Wawan membuktikan UMKM bisa naik kelas. Saya doakan banyak anak muda yang berkembang, asal dekat dengan Tuhan, keluarga, dan punya mentor yang tepat,” kata Menteri Ara.

Kementerian PKP optimistis bahwa sinergi bersama Kementerian UMKM akan mempercepat tumbuhnya UMKM unggul di sektor perumahan, sekaligus memperkuat ekosistem pembangunan perumahan rakyat yang layak, terjangkau, dan berkualitas.

Sebelumnya Menteri UMKM menyampaikan bahwa pihaknya akan mulai melakukan pemetaan UMKM sektor perumahan berbasis wilayah. Pemetaan awal akan dilakukan di Serang, Bogor, serta Semarang–Kendal yang memiliki potensi kuat dalam produksi bahan bangunan dan layanan konstruksi.

“Kami membangun ekosistem rantai pasok UMKM untuk sektor perumahan. Dengan pemetaan ini, UMKM di tiap daerah dapat terhubung langsung dengan kebutuhan pengembang,” jelas Menteri UMKM.

Berita terkait

Senam Sehat D’Aero Komunitas dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Warnai CFD Salero Ternate

Senam Sehat D’Aero Komunitas dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Warnai CFD Salero Ternate

Spektroom – Dalam mendukung dan menjaga kesehatan masyarakat sekaligus mendukung Program Kesehatan, D’Aero Komunitas Ternate (Health & Energy) melaksanakan kegiatan rutin senam sehat setiap hari Minggu yang dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Kegiatan berlangsung di area Car Free Day (CFD) Salero Kota Ternate  Minggu pagi (1/2/2026)

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
Tim Ops Pekat Polda Maluku Gelar Patroli Dialogis, Cegah Aksi Kriminalitas di Pusat Perbelanjaan

Tim Ops Pekat Polda Maluku Gelar Patroli Dialogis, Cegah Aksi Kriminalitas di Pusat Perbelanjaan

Spektroom- Tim Operasi Pemberantasan Penyakit Masyarakat (Pekat) Salawaku Polda Maluku, gencar melaksanakan patroli dialogis di tempat-tempat keramaian seperti di pusat perbelanjaan, pasar, hingga terminal angkutan umum. Sabtu (31/1/2026). Kegiatan ini bertujuan mencegah terjadinya aksi premanisme, peredaran minuman keras ilegal, narkoba, prostitusi hingga kejahatan lainnya yang kerap meresahkan masyarakat.

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru