Merenda Kasih di Bulan Ramadan, Guru Penulis Sidoarjo Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Panti

Merenda Kasih di Bulan Ramadan, Guru Penulis Sidoarjo Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Panti
Anak-anak Panti asuhan Mambaul Qur’an, Perumahan Taman Pinang, Sidoarjo mendengaBunda Endang Kusniati mulai mendongeng. (Foto: Krismaryono-Sidoarjo).

Sidoarjo-Spektroom: Suasana hangat terasa di Panti Asuhan Mambaul Qur’an, Perumahan Taman Pinang, Sidoarjo, pada Minggu ketiga dibulan Romadhon.

Tawa anak-anak sesekali pecah di sela cerita yang disampaikan dengan gaya jenaka. Siang itu, sekitar 20 anak yatim tampak larut dalam kebersamaan bersama Komunitas Guru Penulis Sidoarjo (KGPS) yang datang membawa program Marhaban Berbagi “Merenda Kasih”.

Kegiatan ini menjadi salah satu cara KGPS menyemarakkan bulan suci Ramadan. Tidak sekadar berkunjung, para anggota komunitas guru tersebut juga menghadirkan hiburan, motivasi, serta kepedulian bagi anak-anak panti.

Acara dipandu oleh Tri Luki sebagai pembawa acara. Sejak awal kegiatan, suasana terasa akrab. Anak-anak diajak menikmati berbagai penampilan seni yang membuat kegiatan semakin hidup.

Adinda Jasmin, siswa berprestasi seni dari SMPN 2 Prambon, tampil membacakan puisi dengan penuh penghayatan. Sementara itu, Billi, siswa SMPN 2 Candi yang meraih Juara Mendongeng tingkat Jawa Timur 2026, turut memeriahkan acara dengan kemampuan bercerita yang memikat.

Namun, salah satu momen yang paling dinantikan adalah ketika Bunda Endang Kusniati mulai mendongeng. Guru SDN Gelam 2 Sidoarjo yang juga Ketua KGPS tersebut membawakan cerita bertema Puasa Ramadan Penuh Barokah.

Dengan gaya khasnya, ia menyelipkan humor ringan dan pesan-pesan motivasi yang mudah dipahami anak-anak.
Tawa anak-anak pun pecah ketika cerita diselingi berbagai “joke” sederhana.

Namun di balik tawa itu, terselip pesan tentang pentingnya menjalankan ibadah puasa dengan penuh keikhlasan.
Sekretaris KGPS, Suhartatik, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian komunitas terhadap anak-anak yatim piatu.

Ia mengatakan, kegiatan bakti sosial di bulan Ramadan telah menjadi tradisi KGPS sejak komunitas tersebut berdiri sekitar empat tahun lalu.

“Setiap Ramadan kami berusaha hadir berbagi kebahagiaan dengan anak-anak panti. Ini sudah menjadi bagian dari kegiatan rutin komunitas,” ujar Suhartatik yang telah purna tugas sebagai pendidik pada akhir 2025.

Kehadiran para guru dan komunitas seni ini pun disambut hangat oleh pengasuh panti, Ustadah Dinda. Ia mengaku bersyukur karena anak-anak tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga mendapatkan hiburan dan perhatian.

“Tiada kata indah selain terima kasih. Semoga semua kebaikan ini mendapat balasan dari Allah Yang Maha Pemurah,” tuturnya.

Kegiatan Marhaban Berbagi ini menjadi yang ketiga kalinya digelar oleh KGPS. Acara tersebut juga mendapat dukungan dari sejumlah komunitas seni di Sidoarjo seperti Aksyapstra, Brang Wetan, Sahabat Mendongeng, dan Komperta.

Di tengah kesederhanaan panti asuhan itu, kebersamaan yang tercipta siang hari tersebut seolah merajut benang-benang kepedulian. Sebuah cara sederhana namun bermakna untuk merenda kasih di bulan yang penuh berkah.(Krismaryono-Sidoarjo).

Berita terkait