Trending

Modernisasi Benang Bintik Dorong Industri Fashion Kreatif Berbasis Budaya Dayak

Modernisasi Benang Bintik Dorong Industri Fashion Kreatif Berbasis Budaya Dayak
Salah satu toko khusus batik khas Kalteng jalan Menteng Palangka Raya. (Foto:Polin/Spektroom)

Spektroom – Transformasi motif batik Benang Bintik Kalimantan Tengah ke busana ready-to-wear dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat industri fashion kreatif berbasis budaya lokal. Modernisasi ini tidak hanya membuka ruang ekonomi baru, tetapi juga menjaga agar warisan budaya Dayak tetap relevan di tengah perubahan zaman.

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparbudpora) Kota Palangka Raya, Hj Iin Hendrayati Idris, menegaskan bahwa Benang Bintik harus hadir dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, khususnya generasi muda.
“Benang Bintik tidak boleh berhenti sebagai simbol masa lalu. Ia harus dipakai, dilihat, dan dirasakan dalam aktivitas harian masyarakat,” ujarnya, Kamis (5/2/2026).

Penjual menunjukkan motif utuh benang bintik. (dok.MC. PRaya)

Menurut Iin, ketika motif Benang Bintik dikenakan ke kampus, kantor, hingga ruang publik, di situlah budaya benar-benar hidup. Inovasi dinilai sah dan perlu, selama makna filosofis serta narasi motif tetap dijaga.
“Selama filosofi dan nilai budayanya dihormati, inovasi justru memperkuat identitas budaya sekaligus memberi nilai tambah ekonomi,” katanya.

Ia menilai, pengembangan Benang Bintik dalam format busana modern bukan sekadar mengikuti tren, tetapi memiliki potensi besar sebagai cultural branding yang mampu memperluas narasi seni dan budaya Dayak di tingkat nasional hingga global.
“Ini bukan tren sesaat. Ini peluang besar untuk membawa budaya Dayak tampil percaya diri di panggung yang lebih luas, tanpa kehilangan akar,” tegasnya.

Murid MIT Berkah Ikuti fashion show 4/2/2026 (foto:Polin/Spektroom)

Kadis Iin juga memastikan bahwa inovasi yang berjalan sejauh ini masih sejalan dengan prinsip pelestarian budaya. Modernisasi tidak dipandang sebagai ancaman, melainkan bagian dari strategi pelestarian adaptif agar budaya tetap berakar dan berkelanjutan.
“Budaya yang bertahan adalah budaya yang mampu beradaptasi tanpa kehilangan jati diri,” tambahnya.

Terkait dukungan kepada desainer dan perajin Benang Bintik, Pemerintah Kota Palangka Raya terus mendorong pengembangannya melalui promosi festival seni budaya, pelatihan peningkatan kapasitas, hingga penguatan pemasaran produk lokal.
“Tujuan kami bukan sekadar menjual produk, tetapi menjadikan Benang Bintik sebagai daya tarik budaya yang memberi nilai tambah bagi pariwisata, ekonomi lokal, dan pelestarian budaya Dayak,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Iin berharap generasi muda tidak ragu mencintai dan mengembangkan warisan budayanya sendiri.
“Kenali maknanya, banggakan pemakaiannya, dan kembangkan dengan kreativitas zaman sekarang. Benang Bintik harus terus hidup sebagai identitas yang membanggakan lintas generasi,” pungkasnya.
(Polin /ndk)

Berita terkait

Polisi Tangani Perselisihan Masyarakat Dengan PT Adei, Satu Orang Diamankan lainnya Dalam Pengejaran

Polisi Tangani Perselisihan Masyarakat Dengan PT Adei, Satu Orang Diamankan lainnya Dalam Pengejaran

Bengkalis-Spektroom : Kepolisian Sektor (Polsek) Pinggir, Polres Bengkalis, bergerak cepat menangani perselisihan antara masyarakat Simpang PKS PT Adei dengan security PT STRUM yang terjadi di areal perkebunan PT Adei, Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis. Dalam penanganan perkara tersebut, polisi telah mengamankan satu orang yang diduga terlibat dalam kejadian. Sementara

Salman Nurmin, Rafles
Goro Sebagai Budaya Bersama Pemerintah dan Masyarakat Menciptakan Lingkungan yang Bersih dan Nyaman

Goro Sebagai Budaya Bersama Pemerintah dan Masyarakat Menciptakan Lingkungan yang Bersih dan Nyaman

Tanjungpinang–Spektroom : Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang menggelar gerakan gotong royong di kawasan jalan Bandara Tanjungpinang, dipimpin langsung Asisten III Pemko Tanjungpinang, Augus Raja Unggul. Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dengan melibatkan sembilan perangkat daerah yang terbagi dalam sejumlah zona di sepanjang Jalan Bandara. Pembersihan difokuskan pada kanstin di sisi

Desmawati, Rafles
Pertumbuhan Ekonomi Batam terus mengalami peningkatan dan investasi terus bergerak.

Pertumbuhan Ekonomi Batam terus mengalami peningkatan dan investasi terus bergerak.

Batam–Spektroom : Masyarakat Sagulung menggelar Silaturahim dengan Walikota Batam Amsakar Achmad dan Wakil di Gedung Serbaguna Plaza Batam, Sabtu malam (3/10/2026). Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyebut pertumbuhan ekonomi, investasi, dan konektivitas yang terus menguat semakin mempertegas posisi Batam sebagai daerah yang diperhitungkan di tingkat nasional maupun internasional.

Desmawati, Rafles
ссс