MOTOGP: Bezzecchi Didiskualifikasi Usai Insiden Dengan Marshall
Ceko-Spektroom : Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, mendapat sanksi diskors atau didiskualifikasi dari balapan Grand Prix pada hari Minggu, menyusul insiden dengan marshal pada balapan Sprint Race di sirkuit Brno, Ceko, Sabtu (20/6/2026).
Insiden yang tidak disiarkan secara langsung TV, terjadi saat marshal sedang mengevakuasi motor Aprilia milik Bezzecchi usai terjatuh dan terjebak kerikil di Tikungan 3 dengan dua lap tersisa. Saat motor diangkat, salah satu marshal tampaknya secara tidak sengaja memutar gas RS-GP, menyebabkan mesin meraung. Bezzecchi, karena khawatir mesinnya rusak, kemudian bergegas mendekat.

Para Steward FIM MotoGP menyatakan bahwa Bezzecchi kemudian "mendorong dan memukul Marshal sirkuit yang sedang berusaha mengevakuasi motornya." Kamera onboard menunjukkan Bezzecchi berjalan pergi setelah mematikan mesin.
Laporan FIM sangat jelas dalam redaksinya. Laporan tersebut menyatakan bahwa, “setelah kecelakaan, Anda mendorong dan memukul petugas sirkuit yang sedang berusaha mengevakuasi sepeda motor Anda.”
Perilaku ini dianggap sebagai pelanggaran terhadap peraturan, khususnya pasal 3.3.2.2 dari kode disiplin. Pasal ini membahas tindakan yang "merugikan kepentingan olahraga ," sebuah kerangka kerja yang memungkinkan Direksi Balap untuk menjatuhkan sanksi langsung. Setelah meninjau kasus tersebut dan mendengarkan keterangan dari pembalap, para steward mengkonfirmasi keputusan tersebut: penangguhan Grand Prix Republik Ceko.

Dengan hukuman tersebut, maka berarti pembalap Italia itu otomatis tersingkir dari balapan hari Minggu, 21 Juni 2026, mengakhiri partisipasinya di akhir pekan dan kehilangan kesempatan lagi untuk menambah poin.
Kejadian ini bukan kali pertama Bezzecchi terlibat insiden serupa. Pada 2022, ia pernah dijatuhi denda setelah mendorong seorang marshal di Valencia usai mengalami kecelakaan. Saat itu, pembalap Italia tersebut akhirnya meminta maaf secara langsung kepada marshal yang bersangkutan.
Aprilia Racing diperkirakan akan mengajukan banding atas keputusan tersebut. Namun, peluang untuk membatalkan hukuman dinilai tidak mudah mengingat tindakan pembalap terhadap marshal merupakan pelanggaran yang sangat serius dalam regulasi kejuaraan.
Dengan absennya Bezzecchi, Jorge Martin yang berada di posisi kedua dalam klasemen memiliki peluang besar untuk merebut posisi teratas meski akan memulai balapan dari posisi kesepuluh dan harus menjalani dua Long Lap Penalty. Marc Marquez juga berpeluang memangkas jarak poin dan lebih dekat lagi dengan pemuncak klasemen.
(Sumber: crash.net, motosan es, ridertua.com)