MTs Hidayatussibyan Kapuas Diuji PISA, Yusi Abdhian: Saatnya Menunjukkan Prestasi

MTs Hidayatussibyan Kapuas Diuji PISA, Yusi Abdhian: Saatnya Menunjukkan Prestasi
Foto bersama Kepala Madrasah dan para guru serta murid MTs Hidayatussibyan. (Foto: HKP Kemenag KTg)

Palangka Raya-Spektroon: Dari sebuah madrasah di Kabupaten Kapuas, langkah peserta didik kini bersentuhan dengan panggung pendidikan dunia. MTs Hidayatussibyan Kapuas terpilih sebagai sampel Program Penilaian Siswa Internasional atau Programme for International Student Assessment (PISA) 2025.

Dipilihnya dalam ajang tersebut menjadi kesempatan penting bagi madrasah untuk melihat sejauh mana kemampuan peserta didik dalam menghadapi asesmen berstandar internasional. Bukan semata tentang hasil tes, tetapi tentang keberanian menunjukkan potensi yang selama ini tumbuh melalui proses pembelajaran di madrasah.

Kepala Kanwil Kemenag KaltengKalteng M Yusi Abdhian di ruang kerja. (Foto: HKP Kemenag KTg)

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah Muhammad Yusi Abdhian menyambut positif keterlibatan MTs Hidayatussibyan dalam PISA 2025 di Palangka Raya.

Menurutnya, keikutsertaan tersebut dapat menjadi momentum bagi madrasah untuk mengukur capaian prestasi peserta didik sekaligus memperoleh bahan evaluasi bagi peningkatan kualitas pembelajaran.

"Keikutsertaan ini merupakan kesempatan bagi madrasah untuk mengukur capaian peserta didik," ujar Yusi Abdhian, hari Jumat, (18/9/2026).

Ia menegaskan, asesmen PISA perlu dimaknai sebagai bagian dari proses refleksi. Hasil yang diperoleh nantinya dapat menjadi bahan untuk melihat kekuatan sekaligus ruang yang masih perlu diperbaiki dalam proses pendidikan.

Karena itu, Yusi mendorong jajaran Kementerian Agama, guru dan orang tua memberikan dukungan kepada peserta didik agar mengikuti asesmen dengan kesiapan dan kepercayaan diri.

"Madrasah harus terus membangun budaya belajar dan meningkatkan kompetensi guru. Kita perlu memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis serta memecahkan masalah," tegasnya.

Terpilihnya MTs Hidayatussibyan Kapuas sekaligus membawa pesan bahwa kesempatan untuk berkembang tidak hanya milik sekolah yang berada di kota besar. Dari Kapuas, para siswa mendapat ruang untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam asesmen berskala internasional.

Bagi madrasah, PISA menjadi lebih dari sekadar sebuah tes. Ini adalah kesempatan untuk belajar, bercermin dan terus melangkah. Sebab, ketika kesempatan datang, potensi tidak cukup hanya disimpan di ruang kelas, perlu berani ditunjukkan kepada dunia. (Polin-Maturidi)

Berita terkait

Disambut Hangat di Semarang, Wagub Maluku Sampaikan Apresiasi untuk Dukungan Pemprov Jawa Tengah

Disambut Hangat di Semarang, Wagub Maluku Sampaikan Apresiasi untuk Dukungan Pemprov Jawa Tengah

Ambon-Spektroom : Wakil Gubernur Maluku, H. Abdullah Vanath, bersama Ketua DPW LASQI Nusantara Jaya Provinsi Maluku, Hj. Rohani Vanath, tiba di Kota Semarang untuk menghadiri rangkaian penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026. Kedatangan Wagub Maluku bersama rombongan disambut , Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Jawa Tengah selaku

Eva Moenandar, Bian Pamungkas
Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Layanan Kesehatan di Sumbar

Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Layanan Kesehatan di Sumbar

Padang-Spektroom : Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat pelayanan sekaligus ketahanan kesehatan di Sumbar. Menurutnya, penguatan layanan kesehatan tidak hanya membutuhkan fasilitas dan teknologi medis, tetapi juga dukungan sumber daya manusia, kerja sama kelembagaan, serta pemenuhan kebutuhan dasar fasilitas kesehatan. Hal itu disampaikan Mahyeldi

Rafles