Nelayan Pulau Buru Tolak Rencana Pengelolan Pasir Laut Oleh Swasta

Nelayan Pulau Buru Tolak  Rencana Pengelolan Pasir Laut Oleh Swasta
Bupati Karimun Ing Iskandarsyah menemui masyarakat nelayan pulau Buru.(Foto:Diskominfo).

Karimun, Spektroom - Ratusan Nelayan Pulau Buru menyampaikan aspirasinya kepada Bupati Karimun Ing Iskandarsyah terkait dengan rencana pengelolaan pasir laut oleh pihak swasta.

Bupati Karimun menemui pengunjuk rasa dan melakukan dialog di halaman Kantor Camat Buru, Sabtu (1/8/2026) dan mendengarkan aspirasi mereka.

Bupati menegaskan,  Pemerintah Kabupaten Karimun senantiasa hadir ditengah tengah masyarakat sebagai fasilitator  merangkum  seluruh keluhan   dan menyampaikan kepada pemerintah pusat, karena belum ada izin resmi dari pemerintah untuk aktivitas pengelolaan pasir laut.

"Posisi pemerintah daerah sangat jelas, kami menjadi jembatan bagi masyarakat. Tugas kami mendengar dan meneruskan aspirasi warga. Saya pastikan belum ada izin yang diterbitkan. Silakan para nelayan tetap melaut dengan tenang dan mencari nafkah seperti biasa, sementara pemerintah daerah akan memperjuangkan aspirasi ini ke pemerintah pusat," tegas Bupati.

Diharapkan masyarakat tidak mudah terpancing atau percaya pada informasi yang belum terbukti kebenarannya, hendakanya masyarakat dapat menjaga situasi tetap aman agar aktivitas masyarakat, khususnya para nelayan, tidak terganggu.

Pemerintah Kabupaten Karimun minta perwakilan nelayan bersama tokoh masyarakat menyusun dokumen resmi yang berisi aspirasi dan alasan penolakan terhadap rencana aktivitas pengelolaan pasir laut di Pulau Buru.

Menurut Bupati dokumen tersebut harus memuat argumentasi yang kuat, logis, dan berdasarkan fakta agar dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah pusat.

Pemkab Karimun siap mengawal dokumen aspirasi masyarakat tersebut ke kementerian terkait. Langkah itu dilakukan agar pemerintah pusat mengetahui kondisi yang sebenarnya di lapangan serta memahami alasan masyarakat yang ingin menjaga ruang hidup dan ekosistem perairan mereka.

Ing Iskandarsyah mengajak seluruh masyarakat tetap menjaga persatuan dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu konflik.

"Mari kita jaga keamanan dan persaudaraan di Pulau Buru. Percayakan proses ini kepada pemerintah daerah. Kami akan menyampaikan seluruh argumentasi dan harapan masyarakat kepada pemerintah pusat. Jangan sampai terjadi gesekan di lapangan," ujarnya.

Bupati Meninjau lokasi rencana pengelolaan pasir laut.(Foto Diskominfo)

Kehadiran Bupati Karimun dinilai dapat meredam kekhawatiran masyarakat yang menajadikan suasana dingin yang sebelum sedikit memanas. Pemerintah Kabupaten Karimun juga memastikan akan terus berkoordinasi dengan aparat keamanan agar situasi di Pulau Buru tetap aman, damai, dan kondusif bagi masyarakat maupun dunia usaha.

Berita terkait

Disambut Hangat di Semarang, Wagub Maluku Sampaikan Apresiasi untuk Dukungan Pemprov Jawa Tengah

Disambut Hangat di Semarang, Wagub Maluku Sampaikan Apresiasi untuk Dukungan Pemprov Jawa Tengah

Ambon-Spektroom : Wakil Gubernur Maluku, H. Abdullah Vanath, bersama Ketua DPW LASQI Nusantara Jaya Provinsi Maluku, Hj. Rohani Vanath, tiba di Kota Semarang untuk menghadiri rangkaian penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026. Kedatangan Wagub Maluku bersama rombongan disambut , Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Jawa Tengah selaku

Eva Moenandar, Bian Pamungkas
Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Layanan Kesehatan di Sumbar

Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Layanan Kesehatan di Sumbar

Padang-Spektroom : Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat pelayanan sekaligus ketahanan kesehatan di Sumbar. Menurutnya, penguatan layanan kesehatan tidak hanya membutuhkan fasilitas dan teknologi medis, tetapi juga dukungan sumber daya manusia, kerja sama kelembagaan, serta pemenuhan kebutuhan dasar fasilitas kesehatan. Hal itu disampaikan Mahyeldi

Rafles