Nyicip Rendang Bu Ning di Arena ASEAN Youth Creative Meeting (AYCM) 2025

Nyicip Rendang Bu Ning di Arena ASEAN Youth Creative Meeting (AYCM) 2025
Bu Ning, melayani tamu yang ingin berbelanja atau sekedar mencicipi rendang dan masakan lainnya. (Foto: Diskominfo Kota Padang)

Spektroom - Kota Padang dilanda cuaca ekstrem sejak beberapa hari ini. Hujan turun tak henti. Suhu udara menyentuh 23 derajat celcius.

Dinginnya udara tak begitu terasa begitu hadir di Convention Hall Universitas Andalas, Padang, Senin (24/11/2025). Meski berada di atas perbukitan, udara dingin menjadi hangat saat mencicipi rendang yang diolah oleh tangan Bu Ning.

Ya, Convention Hall Unand memang menjadi lokasi perhelatan ASEAN Youth Creative Meeting (AYCM) 2025. Ratusan pemuda dari berbagai negara ASEAN berkumpul di lokasi itu untuk mengadakan seminar dan pertemuan.

"Kami ikut membuka stand di sini," ungkap Ketua Himpunan Pengusaha Rendang Minangkabau (Hipermi) Kota Padang, Harti Ningsih atau akrab disapa Bu Ning.

Stand milik Bu Ning menyediakan rendang terlezat. Siapa saja yang datang ke stand miliknya akan dipersilahkan mencicipi rendang daging, kalio ayam, maupun dendeng badaruak olahannya.

"Silahkan dicoba, gratis," kata Bu Ning sambil menyerahkan piring kecil berisi nasi, rendang , kalio dan dendeng badaruak kepada pengunjung asal Makassar.

Eja, asal Makassar langsung mencoba rendang buatan Bu Ning. Ekspresinya langsung berubah ketika menggigit daging rendang.

"Enak sekali, tidak seperti rendang yang dibuat di Makassar," ungkapnya.

Usai menikmati rendang buatan Bu Ning, Eja kemudian membeli sejumlah oleh-oleh di stand milik Bu Ning. Tak lupa membawa sekotak rendang dan lainnya.

Bu Ning membuka stand sejak pukul 08.00 WIB. Sehari itu, Bu Ning membawa aneka kuliner tradisional khas Padang. Ada rendang jengkol, dendeng lambok balado, kerupuk kulit, dan lainnya. Selain menghangatkan suasana di arena AYCM 2025, Bu Ning juga sekaligus mengenalkan kuliner khas Minang kepada seluruh pemuda dari negara ASEAN yang hadir. (RRE/Charlie)

Berita terkait

Sekolah Rakyat Permanen Tahap II, Terus Dilakukan Secara Masif  di Aceh

Sekolah Rakyat Permanen Tahap II, Terus Dilakukan Secara Masif di Aceh

Spektroom – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan permanen Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di Provinsi Aceh sebagai bagian dari pemulihan pasca bencana banjir bandang sekaligus upaya memutus mata rantai kemiskinan melalui peningkatan akses pendidikan yang berkualitas. Pembangunan Sekolah Rakyat di Aceh diharapkan menjadi simpul pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak

Nurana Diah Dhayanti