"Omzet vs Hujan: Perjuangan PKL Malam Tahun Baru"

"Omzet  vs Hujan:  Perjuangan PKL Malam Tahun Baru"
Pedagang makanan dan minuman bersiap menyonsong pembeli di Kanal Banjir Timur (KBT) Jakarta Timur , Rabu (31/122925) (Foto : Spektroom)

Spektroom - Menyelusuri beberapa pusat perdagangan di Jakarta menjelang malam Tahun Baru 2026 terlihat masih menggeliat di sejumlah lokasi.

Pantauan Spektroom Rabu (31/12/2025) sore, sejumlah kios di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, tutup. Begitu pula di pasar grosir Jatinegara, Jakarta Timur. Sementara Mal dan pedagang terompet di beberapa lokasi tetap beroperasi meski suasana cenderung sepi pembeli.

Era Teknologi maju sekarang ini berjualan secara daring dapat mengurangi kebutuhan akan sewa tempat atau toko yang mahal, biaya listrik, dan gaji karyawan toko, sehingga menekan biaya operasional. Namun lain halnya bagi pedagang kaki lima ( PKL) saat malam pergantian tahun.

PKL sering kali melihat malam tahun baru sebagai peluang emas untuk meningkatkan pendapatan secara signifikan. Mereka mencari tempat yang menjadi pusat keramaian.

Pedagang kaki lima lebih memilih interaksi langsung dengan pembeli daripada berjualan daring karena banyak pembeli di sekitar lapak butuh makanan minuman yang siap dikonsumsi di lokasi acara.

Menyambut pembeli secara langsung, bagi PKL dapat membangun hubungan personal, menunjukkan produk mereka misalnya, aroma makanan yang menggugah selera dan menyelesaikan transaksi tanpa perantara sehingga lebih efisien bagi model bisnis mereka.

Meskipun potensi keuntungan besar, para pedagang juga menghadapi tantangan seperti persaingan ketat, cuaca yang tidak menentu karena akan mengurangi jumlah pelanggan yang datang ke lapak atau stan makanan mereka.

"Waduh parah udah berapa hari kena hujan melulu. ya harapan saya entar malam ga hujan, biar dapat duit buat sekolah anak" ujar Mat Zein, pedagang di bantaran kanal banjir Timur (KBT) Duren Sawit, Jakarta Timur.

KBT menjadi salah satu lokasi favorit warga Jakarta Timur dan sekitarnya setiap malam pergantian tahun. Meski hujan sempat mengguyur jelang sore hari tak mematahkan semangat para PKL menyongsong pembeli pada malam tahun baru 2026.

Selain cuaca ekstrem, tantangan lainnya penertiban oleh aparat jika berjualan di area terlarang. Namun, bagi PKL, antusiasme dan potensi pendapatan ekstra membuat "berburu rezeki" di malam tahun baru sepadan dengan usaha ekstra yang dikeluarkan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan akan mengguyur seluruh wilayah DKI Jakarta sepanjang hari ini.

Berdasarkan situs BMKG, Rabu (31/12/2025), sepanjang hari dari pagi hingga malam hari di wilayah DKI Jakarta akan diguyur hujan dengan intensitas ringan dengan kecepatan angin berkisar 6-9 kilometer per jam.

Berita terkait

Pangdam XV/Pattimura Luncurkan Program Emas Hijau, Tanam Sejuta Pohon Sukun Perkuat Ketahanan Pangan

Pangdam XV/Pattimura Luncurkan Program Emas Hijau, Tanam Sejuta Pohon Sukun Perkuat Ketahanan Pangan

Ambon-Spektroom : Kodam XV/Pattimura kembali memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung ketahanan pangan melalui penanaman pohon sukun secara masif. Kegiatan Launching Penanaman Sejuta Pohon Sukun ini digelar di kawasan Bukit Paralayang, Ambon, pada Jumat (31/7/2026). Kegiatan penanaman ini dilaksanakan serentak di jajaran Kodam XV/Pattimura. Acara

Eva Moenandar, Julianto
Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Jayapura-Spektroom : Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM setempat membekali pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki kekerampilan mengusai teknologi digital untuk meningkatkan daya saing produk dalam dunia usaha. Asisten II Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Jayapura Abdul Majid mengatakan peningkatan kesejahteraan

Anthonius Teniwut, Julianto
ссс