Operasi Keselamatan jaya 2026 Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Tertib Berlalu Lintas.
Spektroom - Satuan lalulintas polres metro Jakarta Timur menggelar apel Operasi Keselamatan jaya 2026 sebagai bentuk kesiapsiagaan personel dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di wilayah Jakarta Timur.
Apel Operasi Keselamatan jaya bertempat dihalaman satlantas Metro Jakarta Timur dipimpin oleh Kasatgas IV Opsres Ops Keselamatan jaya 2026 Satlantas Polres Metro Jakarta Timur. AKP Imam Rohadi.

Apel Operasi Keselamatan jaya diikuti oleh gabungan personel lintas instansi di antaranya dua personel POM TNI, dua personel intel polres, delapan personel satlantas, dan sepuluh personel Dinas Perhubungan serta enam personel Satgas Pamong Praja.
"Apel bertujuan untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan sinergi antar instansi dalan pelaksanaan operasi Keselamatan jaya 2026 agar operasi berjalan optimal dan memberikan rasa aman bagi masyarakat" Jelas AKP Imam Rohadi. Selasa (10/2/2026)
Dikatakan apel Operasi Keselamatan jaya 2026 berlangsung dengan tertib dan lancar. Diharapkan melalui kegiatan ini kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat serta angka pelanggaran dan kecelakaan lalulintas di wilayah Jakarta Timur dapat ditekan secara signifikan.
Operasi Keselamatan jaya menjadi bukti kehadiran kepolisian di tengah masyarakat, menekankan, perlindungan, edukasi dan pendekatan humanis mm merupakan kunci menjaga keselamatan bersama di jalan raya.
" Ops keselamatan jaya 2026 bukan sekedar penegak hukum, tetapi wujud nyata kepolisian untuk melindungi masyarakat dan mencegah terhadap terjadinya kecelakaan. Kami ingin masyarakat sadar keselamatan di jalan adalah tanggungjawab bersama, dan disiplin berlalu lintas merupakan bentuk kepedulian terhadap diri sendiri dan orang lain " Ujar Kasat Lantas Metro Jakarta Timur, Kompol Harnas Prihandito.
"Seluruh warga untuk selalu tertib, menggunakan perlengkapan keselamatan serta menjaga etika berkendara demi tercapainya Jakarta Timur yang aman dan kondusif " Ajak Kompol Harnas Prihandito.
Selain edukasi petugas membagikan brosur keselamatan dan melakukan teguran secara persuasif kepada pengendara yang belum memenuhi standar kelengkapan, termasuk penggunaan tanda nomor kendaraan.