Operasi Ketupat Salawaku 2026: Ditpolairud Polda Maluku Kawal Aktivitas Mudik di Pelabuhan Hunimua
Ambon-Spektroom : Dalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik Lebaran, personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Maluku melaksanakan pengamanan di Pelabuhan Ferry Hunimua, Liang, Kabupaten Maluku Tengah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Salawaku 2026 yang digelar untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama periode mudik Idulfitri.
Pengamanan di kawasan pelabuhan tersebut dipimpin oleh IPTU Absalom Mikini bersama personel Ditpolairud Polda Maluku yang bersinergi dengan unsur pengelola pelabuhan.
IPTU Absalom Mikini menjelaskan, petugas melakukan pemantauan terhadap aktivitas masyarakat yang menggunakan transportasi laut, khususnya penumpang dan kendaraan yang akan menyeberang.
"Ada dua kapal ferry yang melayani rute penyeberangan Hunimua (Liang) – Waipirit, yakni KMP Erana dan KMP Roka Tenda. Kedua kapal tersebut menjadi sarana utama bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik melalui jalur laut" terang IPTU Absalom Mikini Sabtu (14/3/2026).

Selain melakukan pemantauan, personel Ditpolairud juga melakukan pengawasan terhadap proses naik dan turunnya penumpang serta kendaraan di area pelabuhan.
Petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan serta mematuhi aturan yang berlaku di kawasan pelabuhan.
Kehadiran aparat kepolisian di lokasi penyeberangan diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik yang hendak merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman.
"Melalui kegiatan pengamanan ini, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di kawasan Pelabuhan Hunimua diharapkan tetap terjaga dengan baik serta mendukung kelancaran layanan transportasi penyeberangan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Salawaku 2026" tandasnya.
Pengamanan di jalur penyeberangan Hunimua–Waipirit, terus AKP Absalom Mikini, memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran arus mudik di Provinsi Maluku. Jalur laut ini menjadi salah satu akses utama mobilitas masyarakat antara Pulau Ambon dan Pulau Seram.
Melalui keterlibatan Ditpolairud Polda Maluku dalam pengawasan aktiviltas pelabuhan, diharapkan potensi gangguan keamanan, kepadatan penumpang, maupun risiko kecelakaan dapat diminimalisir.
"Kehadiran aparat di lapangan juga menjadi bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan rasa aman bagi masyarakat selama momentum mudik Lebaran" pungkasnya (EM).