Operasi Zebra Kapuas 2025 Kalbar, Kesadaran Pengendara Meningkat

Operasi Zebra Kapuas 2025 Kalbar, Kesadaran Pengendara Meningkat
Kegiatan Operasi Zebra Kapuas 2025 diruas jalan Kabupaten Kubu Raya. (Foto: Bid Humas Polda Kalbar)

Spektroom – Memasuki hampir dua pekan pelaksanaan Operasi Zebra Kapuas 2025, jajaran Ditlantas Polda Kalimantan Barat mulai melihat hasil nyata dari upaya penegakan disiplin berlalu lintas yang digelar sejak 17 November lalu.

Di hari keduabelas operasi, Jumat (28/11/2025), petugas kembali turun ke Jalan Adisucipto, Kabupaten Kubu Raya, untuk melakukan sosialisasi dan penertiban kendaraan bermotor.

Hasilnya menunjukkan tren positif yang menandai meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mentaati aturan jalan raya.

Dalam kegiatan tersebut, petugas menindak 23 pelanggaran melalui tilang manual, satu pelanggaran melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), serta memberikan 11 teguran kepada pengendara.

Meski pelanggaran masih ditemukan, angka tersebut dinilai sebagai tanda bahwa masyarakat mulai lebih memahami pentingnya keselamatan dalam berkendara.

KBO Ditlantas Polda Kalbar, AKBP Riki Renerika Riyanto, menyampaikan bahwa perubahan perilaku pengendara menjadi indikator penting keberhasilan Operasi Zebra.

Ia menilai, meningkatnya kepatuhan bukan sekadar akibat kehadiran petugas di lapangan, tetapi karena masyarakat mulai menyadari bahwa keselamatan berlalu lintas adalah kebutuhan bersama.

“Kesadaran masyarakat mulai tumbuh. Kami melihat bahwa mereka mulai memahami bahwa keselamatan bukan sekadar aturan, tetapi kebutuhan. Harapannya, tren positif ini terus meningkat sehingga kondisi lalu lintas kita semakin aman dan tertib,” ujarnya.

Selain menekan angka pelanggaran, Operasi Zebra Kapuas juga bertujuan menciptakan suasana lalu lintas yang tertib menjelang Operasi Lilin Tahun 2025.

Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bayu Suseno, menegaskan bahwa operasi ini menjadi salah satu langkah strategis dalam menjaga Kamtibmas sekaligus meningkatkan Kamseltibcarlantas di seluruh wilayah Kalbar.

“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polda Kalbar dalam mewujudkan lingkungan lalu lintas yang disiplin. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban demi keselamatan bersama,” tegasnya.

Operasi Zebra Kapuas 2025 melibatkan 590 personel dari Polda, Polres, hingga berbagai instansi terkait.

Dengan durasi pelaksanaan selama 14 hari, operasi ini diharapkan dapat menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan, serta mendorong terciptanya budaya tertib berlalu lintas secara berkelanjutan.

Seiring berjalannya waktu, harapan besar tertuju pada keberlanjutan perubahan positif ini.

Jika kesadaran masyarakat terus tumbuh, maka bukan hanya angka pelanggaran yang menurun, tetapi kualitas keselamatan di jalan raya juga semakin baik bagi seluruh pengguna jalan di Kalimantan Barat.

Berita terkait

Rotasi Pejabat Pemkot Ambon Belum Final, BKPSDM Belum Serahkan Hasil Identifikasi

Rotasi Pejabat Pemkot Ambon Belum Final, BKPSDM Belum Serahkan Hasil Identifikasi

Spektroom – Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menegaskan bahwa proses rotasi dan mutasi pejabat di lingkup Pemerintah Kota Ambon belum dapat diputuskan karena Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) belum menyerahkan hasil identifikasi usulan dari seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pernyataan itu disampaikan Wattimena kepada wartawan usai rapat

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru