Panen Padi Kendal Terpuruk, Petani Rugi Akibat Cuaca Buruk

Panen Padi Kendal Terpuruk, Petani Rugi Akibat Cuaca Buruk
Kondisi tanaman padi kurang bagus menjelang dipanen karena wilayah Kendal masih sering hujan, Selasa (21/04/2026)(Foto:Sigit)

Kendal-Spektroom: Hasil panen padi di sejumlah wilayah Kabupaten Kendal mengalami penurunan drastis pada musim panen kali ini. Petani mengaku merugi akibat cuaca buruk berupa hujan berkepanjangan dan angin kencang yang mengganggu proses pertumbuhan hingga masa panen.

Di Desa Bulugede, Kecamatan Patebon, seorang petani bernama Matrokan mengungkapkan bahwa hasil panennya jauh dari harapan. Dari lahan seluas satu iring, ia hanya mampu menghasilkan sekitar 30 sak gabah.

“Kalau panen bagus bisa sampai 47 sak,” ujarnya.

Tak hanya kuantitas yang menurun, kualitas gabah pun ikut terdampak. Matrokan menyebut, berat gabah per sak kini hanya sekitar 65 kilogram, lebih rendah dibanding kondisi normal yang bisa mencapai 70 kilogram.

“Padinya ada yang kurang bagus, jadi bobotnya turun,” jelasnya.

Penurunan hasil panen tersebut berdampak langsung pada pendapatan petani. Matrokan mengaku, dari satu iring lahan, ia hanya memperoleh sekitar Rp5 juta. Padahal pada kondisi normal, hasil panen bisa menghasilkan hingga Rp8 juta.

Kondisi serupa juga dialami petani di Kecamatan Weleri. Supriyanto menyampaikan, panen kali ini tidak maksimal akibat pengaruh cuaca musim hujan yang cukup ekstrem.

“Musim panen kali ini kurang bagus karena musim hujan,” katanya.

Ia menjelaskan, dari lahan yang dikelola, hasil panennya hanya mencapai sekitar 2 hingga 2,5 ton gabah. Angka tersebut menurun dibandingkan musim kemarau yang biasanya mampu menghasilkan hingga 3 ton.

“Kalau musim kemarau bisa tiga ton, sekarang paling dua atau dua setengah ton,” ujarnya.

Para petani berharap kondisi cuaca pada musim tanam berikutnya lebih bersahabat agar hasil panen dapat kembali optimal. Mereka menilai, musim kemarau cenderung memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan musim hujan, terutama dalam menjaga kualitas dan kuantitas gabah.

Berita terkait

Kontingen Pramuka Kwarcab Batang Bersiap Unjuk Kebolehan pada Pesta Siaga se Jawa Tengah

Kontingen Pramuka Kwarcab Batang Bersiap Unjuk Kebolehan pada Pesta Siaga se Jawa Tengah

Batang-Spektroom: Kontingen Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Batang siap menampilkan berbagai keterampilan mulai dari pembuatan vlog hingga karnaval seni budaya dalam ajang Pesta Siaga Kwartir Daerah Jawa Tengah. Ajang tersebut akan berlangsung di Pusat Perkemahan Candra Bhirawa, Gunungpati, Semarang, pada 16–17 Mei 2026. Sebanyak 32 peserta yang tergabung dalam Barung

Sigit Budi Riyanto, Rafles
Pelatihan Menjahit Dorong Pengembangan SDM dan Peluang Usaha Mandiri di Banjarbaru

Pelatihan Menjahit Dorong Pengembangan SDM dan Peluang Usaha Mandiri di Banjarbaru

Junaidi, Agung Yunianto Banjarbaru-Spektroom : Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Kota Banjarbaru terus mendorong peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui berbagai program keterampilan, salah satunya pelatihan menjahit bekerjasama dengan LKP Yayasan Diandra Busana Mandiri. Informasi yang diterima Rabu (13/5/2026) menyebutkan, Pelatihan yang berlangsung dari 27 April

Junaidi, Rafles
Kejari Kuansing Perkuat Penagihan Pajak dan Retribusi Demi Optimalkan PAD 2026

Kejari Kuansing Perkuat Penagihan Pajak dan Retribusi Demi Optimalkan PAD 2026

Teluk Kuantan-Spektroom : Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi menegaskan komitmennya mendukung Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2026 melalui penguatan penagihan pajak dan retribusi daerah. Kepala Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi, M. Harun Sunadi, SE, SH, MH melalui Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara, Raden Muhamad Shandy,

Salman Nurmin, Rafles