Panen Raya Jagung, Petani Gen Z modern Berbasis Tehnologi

Panen Raya Jagung, Petani Gen Z  modern Berbasis Tehnologi
Panen Raya Jagung, Petani Gen Z modrn berbasis tehnologi(Foto: Diskominfo).

Tanjungpinang - Spektroom: Hamparan jagung di lahan seluas tiga hektar di Kampung Sebauk Darat, Kelurahan Senggarang, menjadi bukti bahwa keterbatasan lahan bukan alasan untuk berhenti menghasilkan pangan dan semangat generasi muda mengembangkan pertanian.

Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah bersama Wakil Wali Kota Raja Ariza, menghadiri Panen Raya Jagung Petani Gen Z, mengapresiasi keterlibatan petani muda dalam mengelola lahan produktif dengan turut melihat langsung proses panen jagung di lokasi, Minggu (9/8/2026).

Dalam pengelolaan lahan seluas tiga hektare tersebut, para petani muda memanfaatkan pemupukan menggunakan wahana udara nirawak (drone) hingga alat pemanen mekanis.

Dari total luasan yang digarap, panen komoditas jagung pakan tersebut diperkirakan mampu menghasilkan produksi mencapai 30 hingga 40 ton, dengan skema pemasaran yang telah terikat kontrak industri.

Wako mengungkapkan panen hari ini menunjukkan bahwa anak muda juga mampu menjadi penggerak sektor pertanian, terlebih dengan dukungan teknologi dan pemanfaatan alat pertanian yang membuat pekerjaan menjadi lebih efektif.

“Ini luar biasa. Yang kita lihat hari ini bukan hanya jagung yang dipanen, tetapi semangat anak muda kita yang sudah mulai masuk ke pertanian. Ini yang harus kita dorong dan kembangkan bersama. Dengan teknologi dan kemauan, anak muda bisa menjadikan pertanian sebagai peluang usaha dan masa depan,” ujar Lis.

Dikatakannya keterbatasan lahan di Tanjungpinang harus dijawab dengan kreativitas dan pemanfaatan setiap lahan yang memungkinkan untuk kegiatan produktif.

Karena itu, pengembangan pertanian di Senggarang diharapkan dapat menjadi contoh bagi kawasan lainnya.

Lis juga berharap pengembangan jagung tidak berhenti pada panen hari ini saja, tetapi menjadi contoh yang mendorong lebih banyak anak muda untuk berani mengelola lahan dan melihat pertanian sebagai peluang usaha.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Raja Ariza juga turut mengapresiasi semangat petani muda. Menurutnya, apa yang dilakukan Gen Z di Senggarang menunjukkan bahwa pertanian tidak lagi identik dengan pekerjaan orang tua, tetapi dapat berkembang menjadi sektor usaha yang didukung teknologi dan inovasi.

Selain itu, panen raya ini juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, kelompok tani, penyuluh dan berbagai pihak dalam mengoptimalkan lahan produktif sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Pemerintah Kota Tanjungpinang akan terus memperkuat kolaborasi dengan kelompok tani dan berbagai pihak untuk mendorong produktivitas pertanian sekaligus membuka ruang yang lebih besar bagi regenerasi petani. 

Berita terkait