Pasca Suspend Dapur SPPG Curahnongko Pengawasan Diperketat
Jember-Spektroom : Bupati Jember, Muhammad Fawait,S.E., MS.c meminta seluruh jajaran di tingkat kecamatan untuk aktif melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan SPPG. Pemerintah Kecamatan Tempurejo merespon cepat amanat Bupati Jember Muhammad Fawait dengan cara terus memperketat pengawasan pelaksanaan SPPG menyusul adanya kebijakan pemerintah pusat yang melakukan suspend terhadap SPPG Curahnongko. Langkah ini menjadi perhatian serius pemerintah kecamatan agar kejadian serupa tidak terulang. Camat Tempurejo, kabupaten Jember, Jawa Timur, Muhammad Najmul Huda, S.TTP., M.Si., menegaskan bahwa pihaknya bergerak cepat bersama Muspika dan didampingi Kepala UPTD Puskesmas Tempurejo untuk memastikan seluruh dapur SPPG di wilayahnya berjalan sesuai standar.

“Untuk Tempurejo sendiri terdapat lima dapur SPPG yang aktif. Dengan adanya kasus suspend SPPG Curahnongko oleh pemerintah pusat, pengawasan kami lakukan lebih ketat dan menyeluruh,” jelasnya. Muhammad Najmul Huda, S.TTP., M.Si., menjelaskan peninjauan perdana pengawasan SPPG di Kecamatan Tempurejo dimulai dari SPPG Pondok Pesantren Baitul Hikmah. Dapur SPPG ini melayani sebanyak 2.899 penerima manfaat yang berasal dari 13 sekolah di wilayah Kecamatan Tempurejo, kabupaten Jember, Jawa Timur. Dalam peninjauan tersebut, Camat memastikan bahwa menu yang disiapkan memenuhi standar gizi, layak konsumsi, serta sesuai dengan ketentuan anggaran yang telah ditetapkan. Mengingat jumlah penerima yang cukup besar, pengawasan dilakukan secara detail agar pelayanan kepada ribuan siswa dari 13 sekolah tersebut berjalan optimal. Pengawasan difokuskan pada kualitas bahan makanan, proses pengolahan, standar kebersihan dapur, pemenuhan gizi sesuai ketentuan, hingga mekanisme distribusi agar makanan tetap layak konsumsi saat diterima oleh sasaran, mulai dari siswa SD, SMP, SMK, hingga kelompok B3 (Bumil (Ibu Hamil), Busui (Ibu Menyusui), dan Balita non-PAUD). “Dengan pengawasan yang diperketat, Pemerintah Kecamatan Tempurejo berharap pelayanan SPPG di lima dapur yang ada dapat berjalan lebih maksimal, transparan, serta benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat penerima,” pungkasnya. (Budi S)