Pascagempa Palu  Kementerian PU Lakukan Pemeriksaan Jembatan dan Kerahkan Alat Berat

Pascagempa Palu  Kementerian PU Lakukan Pemeriksaan Jembatan dan Kerahkan Alat Berat
Tim BPJN Sulteng saat kordinasi pasca gempa. ( Birkom pu)

Jakarta – Spektroom :  Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat melakukan penanganan pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 6,7 yang mengguncang Provinsi Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6) pukul 10.27 WIB atau 11.27 WITA. Sejak awal terjadinya bencana, Kementerian PU langsung mengerahkan personel dan peralatan untuk pemeriksaan kondisi infrastruktur terdampak serta dukungan penanganan darurat di wilayah terdampak.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan Kementerian PU terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna memastikan layanan infrastruktur dasar tetap berfungsi dan mobilitas masyarakat tidak terganggu.

"Sejak awal terjadinya bencana, Kementerian PU telah bergerak cepat dengan menurunkan tim personel untuk melakukan respons darurat, inspeksi infrastruktur terdampak, serta mendukung komando penanganan darurat daerah," kata Menteri Dody melalui berita tulisnya, Rabu (17/6/2026)

Melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah, Kementerian PU melakukan pemantauan dan pemeriksaan sejumlah ruas jalan dan jembatan di wilayah terdampak, meliputi Kota Palu serta Kabupaten Sigi, Poso, Donggala, dan Parigi Moutong.

Sebagai bagian dari upaya percepatan penanganan, BPJN Sulawesi Tengah mengirimkan satu unit alat berat ke Desa Kamarora, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi pada Rabu (17/6/2026). Alat berat tersebut dikerahkan untuk membantu pembersihan dan pembukaan akses jalan pascagempa sehingga mobilitas masyarakat dan distribusi bantuan dapat berjalan lancar.

BPJN Sulteng saat periksa struktur Jembatan ( birkom pu)

Selain itu, Tim Teknis BPJN Sulawesi Tengah juga melaksanakan pemeriksaan lanjutan secara detail pada Jembatan Palu 4 dan Jembatan Palu 1. Pemeriksaan dilakukan untuk menindaklanjuti inspeksi awal yang dilaksanakan sesaat setelah terjadi gempa guna memastikan secara menyeluruh kondisi struktur kedua jembatan tersebut.

Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan kerusakan struktur pada Jembatan Palu 4 maupun Jembatan Palu 1. Kedua jembatan tersebut dinyatakan aman dan tetap dapat digunakan untuk mendukung aktivitas masyarakat serta konektivitas wilayah.

Selanjutnya BPJN Sulawesi Tengah juga telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Kota Palu terkait kondisi Jembatan Palu 3 yang dikelola oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Palu dan siap memberikan dukungan serta advis teknis apabila diperlukan. Untuk saat ini penanganan dan pemeriksaan BPJN Sulawesi Tengah difokuskan pada Jembatan Palu 4 dan Jembatan Palu 1 yang menjadi kewenangan Kementerian PU.

Kementerian PU akan terus melakukan pemantauan dan pemeriksaan terhadap infrastruktur strategis di wilayah terdampak guna memastikan keselamatan masyarakat serta menjaga kelancaran konektivitas dan aktivitas perekonomian pascabencana. Langkah cepat ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian PU dalam penanganan bencana melalui penyediaan infrastruktur yang andal, aman, dan tangguh.

Berita terkait

Gubernur Maluku Dukung Bakti Sosial IDI Maluku Tengah di Leihitu dan Leihitu Barat

Gubernur Maluku Dukung Bakti Sosial IDI Maluku Tengah di Leihitu dan Leihitu Barat

Ambon – Spektroom: Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Bakti Sosial Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Maluku Tengah yang akan digelar di Kecamatan Leihitu dan Leihitu Barat pada 27-28 Juni 2026 dalam rangka memperingati Hari Bakti Dokter Indonesia ke-110. Rabu (17/6/2026) Dukungan tersebut disampaikan Gubernur saat menerima audiensi

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru