Pekerja Migran Indonesia Yang Bermasalah di Negeri Jiran Malaysia, Kembali Dipulangkan

Pekerja Migran Indonesia Yang Bermasalah di Negeri Jiran Malaysia, Kembali Dipulangkan
Kepala Badan Perlindungan PMI Riau,Fani Wahyu Kurniawan, saat memberikan keterangan kepada awak media.( Foto: BP PMI ).

Spektroom - Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bermasalah di Malaysia kembali dideportasi. Mereka dipulangkan ke tanah air melalui Pelabuhan Dumai, Provinsi Riau .

Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau, Fanny Wahyu Kurniawan mengatakan ada sebanyak 180 PMI yang dipulangkan ke tanah air melalui Dumai. Mereka tiba di Dumai Sabtu, 7 Feb 2026 sekitar pukul 16.10 WIB, menggunakan Kapal Indomal Dynasty.

"Ada sebanyak 180 Pekerja Migran Indonesia bermasalah dideportasi dari Malaysia melalui Pelabuhan Dumai, Provinsi Riau. Para PMI tersebut berasal dari berbagai daerah di Indonesia, dengan jumlah terbanyak dari Provinsi Jawa Timur (Jatim) dan Aceh," kata Fanny, Senin (9/2/2026).

Fanny menjelaskan, dari 180 orang PMI yang dipulangkan 133 orang berjenis kelamin laki-laki dan 47 orang perempuan. Mereka berasal dari Provinsi Jawa Timur sebanyak 53 orang, Aceh 40 orang, Nusa Tenggara Barat 31 orang, Sumatra Utara 20 orang, Jawa Tengah dan Jawa Barat masing-masing 6 orang, Riau dan Sumatra Barat masing-masing 4 orang, dan Lampung 3 orang. Sementara itu, dari Kalimantan Selatan dan Sulawesi Selatan masing-masing tercatat 2 orang.

Adapun masing-masing 1 orang PMI bermasalah tercatat berasal dari DKI Jakarta, Bengkulu, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, Nusa Tenggara Timur, Kepulauan Bangka Belitung, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Fanny menjelaskan setiba di Dumai para pekerja migran ini harus melewati berbagai pemeriksaan mulai dari kelengkapan dokumen hingga kesehatan.

PMI bermasalah ini juga dibawa ke Rumah Ramah Pekerja Migran Indonesia P4MI Kota Dumai untuk dilakukan pendataan, pelayanan, pelindungan, dan fasilitasi, sambil menunggu proses pemulangan ke daerah asal masing-masing.

Pada kesempatan itu ia mengingatkan agar masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri menggunakan jalur resmi (SN/MCR jep)

Berita terkait

1 Muharram  Merupakan Harapan Baru Ketika Sebuah Masjid Diproyeksikan Menjadi Pusat Kehidupan Warga

1 Muharram Merupakan Harapan Baru Ketika Sebuah Masjid Diproyeksikan Menjadi Pusat Kehidupan Warga

Depok – Spekstroom:Suasana libur Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di kawasan Perumahan Orchid Green Park, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Selasa (16/6/2026), terasa berbeda. Di tengah semangat menyambut tahun baru Islam, warga berkumpul menyak sikan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al Munaroh Abdullahar, sebuah rumah ibadah

Wismo Basuki, Nurana Diah Dhayanti
Polda Maluku Perketat Seleksi Psikologi Casis Polri, Karo SDM Tegaskan Rekrutmen Berbasis Merit dan Bebas Intervensi

Polda Maluku Perketat Seleksi Psikologi Casis Polri, Karo SDM Tegaskan Rekrutmen Berbasis Merit dan Bebas Intervensi

Ambon–Spektroom: Polda Maluku terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan rekrutmen anggota Polri yang bersih, transparan, akuntabel, dan berbasis merit. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Pemeriksaan Psikologi (Rikpsi) Tahap II dalam rangka penerimaan Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026 yang dipantau langsung oleh Ketua Panitia Daerah Penerimaan Polri Polda Maluku,

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Serap Aspirasi dari Bawah, Sekretaris Kemendukbangga Berdialog Dengan PKB/PLKB di Tidore

Serap Aspirasi dari Bawah, Sekretaris Kemendukbangga Berdialog Dengan PKB/PLKB di Tidore

Tidore–Spektroom : Sekretaris Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Sekretaris Utama BKKBN RI, Budi Setiyono, meninjau Balai Penyuluh Keluarga Berencana (KB) Kecamatan Tidore sekaligus berdialog dengan para Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB). Dalam kunjungan tersebut, Prof. Budi Setiyono didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Perwakilan Kemendukbangga/

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru