Peletakan Batu Pertama Pembangunan Museun dan Tugu Bahasa di Pulau Penyengat akan Dilaksanakan Akhir Juni 2026
Tanjungpinang-Spektroom - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) sangat gencar melakukan penataan Kawasan Pulau Penyengat sebagai Cagar Budaya Nasional.
Keseriusan terus dilakukan Gubernur Kepri Ansar Ahmad dengan melakukan audiesi ke beberapa Menteri terkait untuk menindak lanjuti pembahasan tentang rencana penataan infrastruktur di Pulau Penyengat.
Dalam rangkaian kunjungan kerja selama dua hari di Jakarta, Gubernur di dampingi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kepri menemui tiga Kementerian sekaligus menyampaikan kembali rencana serta progress capaian atas penataan infrastruktur di Pulau Penyengat.
Pada kesempatan itu Gubernur minta dukungan terhadap rencana penataan Pulau Penyengat serta pembangunan Museum dan Monumen Bahasa maupun dukungan terhadap rehabilitasi objek objek cagar budaya dalam rangka pelestarian.
Ketiga Kemeterian yang di temui Gubernur adalah Kementerian Kebudayaan, Kementrian Perencanaan Pembangunan Nasional(PPN/Bappenas) dan Kementerian Pekerjaan Umum.
Terkait Pulau Penyengat sebagai Kawasan Cagar Budaya Nasional, Gubernur menjelaskan saat ini tengah berproses pengembangan rencana pembangunan Museum dengan konsep museum terbuka yang mencakup keseluruhan wilayah Pulau Penyengat dan direncanakan menjadi yang pertama di Indonesia.
“Pemprov Kepri merencanakan pembangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional sebagai bagian dari upaya pelestarian sejarah dan penguatan identitas budaya Melayu,” jelas Gubernur.
Gubernur menambahkan peletakan batu pertama (groundbreaking) Museum dan Tugu Bahasa direncanakan pada akhir bulan Juni 2026.
“Pengembangan ini juga dilaksanakan melalui kolaborasi Pemerintah dengan pihak swasta,” kata Gubernur Ansar Ahmad, Jum'at (12/6/2026).

Bersama Menteri PPN/Bappenas Rahmat Pambudy dan Wakil Meteri Pekerjaan Umum Diana Kusumawati, Gubernur Kepri cukup lama membahas tentang pelaksanaan penataan Pulau Penyangat.
Mereka yang mendampingi Gubernur kunjungan kerja ke Jakarta diantaranya Kepala Dinas PUPP Kepri Rodi Yantri, Kadis Kebudayaan Herry Adrianto, Kepala Bappeda Aries Fhariandi, Kepala Dinas Perkim Said Nur Syahdu, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Kepri Jumhari dan Karo Adpim Dodi Sepka Novyandi.