Pemerintah Tidak Lagi Menyediakan Mudik Gratis, Hanya Ada Stimulus 30 Persen, Bagi Masyarakat yang Mudik Lebaran 2026

Pemerintah Tidak Lagi Menyediakan Mudik Gratis, Hanya Ada Stimulus 30 Persen, Bagi Masyarakat yang Mudik Lebaran 2026
Kapal Sabuk Nusantara di perairan Tanjungpinang (Foto: Desmawati/Spektroom)

Tanjungpinang-Spektroom : Kepulauan Riau terdiri dari pulau pulau dengan luas lautnya 90 persen, untuk berpergian atau mudik lebaran masyarakat lebih banyak menggunakan transportasi laut.

Mudik lebaran tahun 2026, pemerintah tidak lagi menyediakan mudik gratis, namun di ganti dengan stimulus 30 persen untuk masyarakat kelas ekonomi.

Kepada Spektroom, Jum'at (27/2/2026) Kepala Cabang Pelni Tanjungpinang Putra Candara menjelaskan untuk Stimulus hanya di kapal prosedur naik-turun penumpang (pnp) pelabuhan Kijang Bintan seperti KM Tidar dan KM Bukit Raya.

“Sedangkan untuk tiket KM Sabuk Nusantara 48, dari Pelabuhan Tanjungpinang tidak berlaku karena Kapal Perintis, berlaku tarif normal yang sudah disubsidi langsung oleh pemerintah,” jelas Putra.

Syarat dan ketentuan untuk penumpang. (Foto: Desmawati/Spektroom)

Jika terjadi lonjakan penumpang kata Putra, karena minimnya ketersedian kapal, pihak Pelni mengajukan surat dispenisasi penambahan penumpang.

“Kami berharap masyarakat dapat memesan tiket lebih awal melalui aplikasi Pelni Mobile atau kanal resmi lainnya agar dapat menikmati perjalanan yang aman dan nyaman selama lebaran,” harap Putra.

Stimulus Ekonomi Diskon tiket Kapal Pelni mulai tanggal 11 Maret sampai dengan keberangkatan 5 April 2026. Diskon tidak berlaku untuk keberangkatan sebelum tanggal 11 Maret sampai dengan 5 April 2026. Jika kuita tiket diskon habis, maka pembelian tiket selanjutnya akan dikenakan tariff normal.

Berita terkait

Tingkatkan Rekognisi Global, UNUKASE Jajaki Kerja Sama Riset dan Publikasi dengan INTI International University Malaysia

Tingkatkan Rekognisi Global, UNUKASE Jajaki Kerja Sama Riset dan Publikasi dengan INTI International University Malaysia

Junaidi, Agung Yunianto Banjar-Spektroom : Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE) terus memperluas jejaring Internasionalnya. Kali ini, UNUKASE menerima tawaran kerja sama strategis dari INTI International University Malaysia yang mencakup kolaborasi riset, publikasi ilmiah, hingga mobilitas Sivitas Akademika. Pembicaraan awal kerja sama ini difasilitasi oleh Guru Besar Universitas Lambung Mangkurat, Prof.

Junaidi
BEM UNUKASE Usulkan Peningkatan Fasilitas Keselamatan Jalan di Kawasan Kampus Kepada BPTD Kalimantan Selatan

BEM UNUKASE Usulkan Peningkatan Fasilitas Keselamatan Jalan di Kawasan Kampus Kepada BPTD Kalimantan Selatan

Junaidi, Agung Yunianto Banjar-Spektroom : Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE) melakukan audiensi dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kalimantan Selatan, Kamis (30/4/2026), terkait usulan peningkatan fasilitas keselamatan lalu lintas di Kawasan Kampus. Audiensi tersebut dilatarbelakangi tingginya risiko kecelakaan lalu lintas di area

Junaidi