Pemkab Agam Terima Bantuan dari PT Voith Paper Rolls Indonesia untuk Korban Bencana

Pemkab Agam Terima Bantuan dari PT Voith Paper Rolls Indonesia untuk Korban Bencana
Bupati Agam diwakili Asisten III menerima bantuan dari PT Voith Paper Rolls Indonesia. (Foto: Kominfo Agam)

Spektroom - Pemerintah Kabupaten Agam menerima bantuan logistik dari PT Voith Paper Rolls Indonesia, Senin (29/12/2025), di Posko Utama Tanggap Darurat Bencana Kabupaten Agam yang berpusat di Balairung Rumah Dinas Bupati Agam.

Kedatangan tim PT Voith disambut oleh Syatria, Asisten III Administrasi dan Pembangunan, bersama Mulkani Fitri, Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Agam.

Bantuan yang diserahkan berupa beras, mie instan, sarden, minyak goreng, kasur, matras, bantal, dan selimut. Seluruh bantuan didistribusikan langsung ke lokasi terdampak bencana di Kecamatan Tanjung Raya.

Perwakilan PT Voith, Benny Gusandi, menyampaikan rasa duka mendalam atas bencana yang menimpa Kabupaten Agam. Ia berharap kondisi di daerah terdampak dapat segera pulih dan aktivitas masyarakat kembali normal.

Atas bantuan tersebut, Syatria menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Voith Paper Rolls Indonesia.

“Bantuan ini sangat membantu masyarakat yang sedang terkena musibah. Atas nama Pemerintah Kabupaten Agam, kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian yang telah diberikan,” ujarnya.

Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, Pemerintah Kabupaten Agam terus berupaya mempercepat penanganan bencana serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Pemkab Agam juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap saling membantu dan menjaga solidaritas, sehingga proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan para korban dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman. (RRE/Rel)

Berita terkait

Dari Benih Ikan ke Ketahanan Pangan, Tangkiling Disiapkan Jadi Penggerak Perikanan Palangka Raya

Dari Benih Ikan ke Ketahanan Pangan, Tangkiling Disiapkan Jadi Penggerak Perikanan Palangka Raya

Palangka Raya-Spektroom : Di tengah kebutuhan masyarakat terhadap ikan sebagai sumber pangan dan mata pencaharian pembudidaya, kawasan Tangkiling menyimpan peluang yang tidak kecil. Bukan hanya soal kolam dan produksi benih, tetapi bagaimana perikanan air tawar dapat tumbuh menjadi sumber pangan sekaligus penggerak ekonomi warga. Potensi itulah yang kini hendak diperkuat Pemerintah

Polin, Rafles
ссс