Pemkab Batang Luncurkan Gerakan “Sak Minggu Sak Buku” untuk Genjot Minat Baca Anak
Batang –Spektroom : Pemerintah Kabupaten Batang resmi meluncurkan Gerakan Sak Minggu Sak Buku di Kampung Literasi Pelangi, Proyonanggan Selatan, pada Selasa (7/4/2026).
Program ini difokuskan untuk meningkatkan kualitas kecerdasan anak di usia emas, tidak hanya secara intelektual dan emosional, tetapi juga membentuk pola pikir kritis dalam menghadapi tantangan masa depan.
Ketua Kampung Literasi Pelangi Proyonanggan Selatan, Herin Setyowati, menjelaskan bahwa sebelum ditetapkan sebagai kampung literasi, ruang komunitas tersebut telah lama dimanfaatkan warga untuk kegiatan pendidikan informal.
“Setiap malam biasanya digunakan untuk mengaji Al-Qur’an, ibu-ibu pengajian juga memanfaatkan buku-buku yang ada untuk meningkatkan keterampilan. Kami sudah mendapatkan bantuan hingga 1.000 buku, mulai dari cerita anak, keterampilan memasak hingga edukasi lainnya dari Perpusnas, Disperpuska, termasuk CSR dari Nestle,” paparnya.
Respons positif datang dari pegiat literasi Kurnia Hidayati. Ia menilai manfaat gerakan tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), tetapi juga membuka peluang ekonomi.
“Dengan budaya membaca, akan muncul ide kreatif untuk menghasilkan karya, membuat produk, menjualnya, dan akhirnya memberikan keuntungan,” ujarnya.
Sementara itu, Bunda Literasi Batang Faelasufa Faiz Kurniawan menegaskan bahwa Kampung Literasi memiliki jangkauan manfaat yang lebih luas dengan ruang kegiatan yang lebih lengkap dan koleksi buku yang variatif.
“Sasaran Sak Minggu Sak Buku adalah anak usia dini hingga sekolah dasar, dengan aktivitas edukatif, diskusi, dan literasi digital setiap hari,” katanya.
Menurut Faelasufa, gerakan yang diinisiasi Bunda Literasi bekerja sama dengan Disperpuska serta didukung Disdikbud setempat ini bertujuan menumbuhkan kebiasaan membaca sejak dini.
Orang tua diharapkan membacakan buku kepada anak minimal sekali dalam seminggu.
“Gerakan ini terinspirasi dari pengalaman anak-anak saya sendiri. Di sekolah mereka dulu diwajibkan membaca buku setiap minggu, dan hasilnya mereka kini gemar membaca,” tuturnya.
Program Sak Minggu Sak Buku dan pengembangan Kampung Literasi ditargetkan akan diterapkan di 15 kecamatan di Kabupaten Batang.
Untuk mempercepat implementasi, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan berkomitmen menyiapkan tambahan anggaran sebesar Rp250 juta bagi kecamatan yang dinilai paling berpotensi.
“Kita lihat mana yang paling berpotensi, itu yang akan kami beri tambahan anggaran,” tegasnya.