Pemkab Ponorogo akan Bangun TPA Seluas 9,3 hektar

Pemkab Ponorogo akan Bangun TPA Seluas 9,3 hektar
Petugas dari KLH didampingi Bupati Ponorogo Tinjau TPA Mrican Jenangan.

Spektroom : Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Mrican, Desa Jenangan, Ponorogo dikaji ulang oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Setelah turun langsung meninjau kondisi TPA seluas 1,4 hektar itu, KLH menyatakan TPA yang dibangun 32 tahun silam sudah tidak layak dan overload. Sejak satu dekade lalu, lokasi itu sudah kelebihan kapasitas mengingat produksi sampah mencapai 120 ton per hari, sementara kapasitas pengolahan Refuse Derived Fuel (RDF) hanya 40 ton. Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko menjelaskan, karena kondisi demikian, pihaknya akan merelokasi TPA itu. ‘’Lahan juga tak cukup untuk menambah fasilitas baru. Maka, kami putuskan relokasi,’’ katanya (7/8/2025). TPA baru direncanakan dibangun di lahan milik Perhutani seluas 9,3 hektar . Lahan TPA baru yang berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi lama itu disewa pemkab Ponorogo selama 35 tahun. Menurut bupati Sugiri Sancoko, KLH telah meninjau kesiapan lokasi pengganti, termasuk sistem pengelolaan limbah cair , sampah organik, dan jalur masuk kendaraan. ‘’Semua akan direncanakan bersama KLH agar lebih modern dan ramah lingkungan,’’ujarnya. Disebutkan, proyek relokasi itu telah mencapai 90 persen, tinggal menyelesaikan sejumlah dokumen di tingkat kementerian. Ditargetkan, pembangunan fisik dimulai akhir 2025. “Kalau ditanya target, mulai bisa dikerjakan akhir 2025 mendatang. Sampah ini aib kita bersama, kami minta masyarakat ikut andil menjaga lingkungan, tidak buang sampah sembarangan, dan kelola sampah sejak di desa tidak keluar kemana-mana,” pesannya. (Har)

Berita terkait

Grebeg Suro ke-14 Dibuka, Pemkot Sawahlunto Tegaskan Komitmen Rawat Keberagaman Budaya

Grebeg Suro ke-14 Dibuka, Pemkot Sawahlunto Tegaskan Komitmen Rawat Keberagaman Budaya

Sawahlunto– Spektroom : Pemerintah Kota Sawahlunto menegaskan komitmennya dalam menjaga keberagaman budaya melalui pembukaan Festival Muharram Grebeg Suro ke-14 di kawasan Taman Silo Sawahlunto, Selasa (16/6/2026), sebagai rangkaian menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra membuka secara resmi Festival Muharram Grebeg Suro ke-14 yang diselenggarakan

Riswan Idris, Buang Supeno
Rp12 Miliar Digelontorkan, Pemprov Kepri Sulap Taman Gurindam 12 Jadi Wajah Baru Ibu Kota

Rp12 Miliar Digelontorkan, Pemprov Kepri Sulap Taman Gurindam 12 Jadi Wajah Baru Ibu Kota

Kepri - Spektroom : Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengalokasikan anggaran sebesar Rp12 miliar dari APBD Tahun Anggaran 2026 untuk melanjutkan penataan kawasan Taman Gurindam 12 di Tepi Laut, Kota Tanjungpinang. Proyek tersebut diproyeksikan menjadi wajah baru ibu kota provinsi sekaligus menggerakkan pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui penguatan sektor UMKM. Kepala Dinas

Desmawati, Buang Supeno
Bupati Madiun: Data Valid Jadi Kunci Pelayanan Cepat dan Tepat Sasaran

Bupati Madiun: Data Valid Jadi Kunci Pelayanan Cepat dan Tepat Sasaran

Madiun-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Edukasi Publik Peningkatan dan Tertib Administrasi Kependudukan sebagai upaya memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui pemanfaatan teknologi informasi dan pembaruan data kependudukan yang akurat. Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Madiun tersebut diikuti para camat, kepala seksi pelayanan kecamatan

Moch Haryono, Buang Supeno
Pramuka Maluku Utara Didorong Bertransformasi Digital, Wagub Sarbin: Tinggalkan Program yang Tak Berdampak

Pramuka Maluku Utara Didorong Bertransformasi Digital, Wagub Sarbin: Tinggalkan Program yang Tak Berdampak

Sofifi-Spektroom : Wakil Gubernur Maluku Utara sekaligus Wakil Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Maluku Utara di Aula Bidadari Kantor Kwarda Gerakan Pramuka Maluku Utara, Sofifi, Senin sore (15/6/2026). Rakerda yang berlangsung selama

Nanang Adrany, Buang Supeno