Pemko Padang Bakal Gelar Takbiran dan Salat Idul Fitri di Masjid Agung Nurul Iman

Pemko Padang Bakal Gelar Takbiran dan Salat Idul Fitri di Masjid Agung Nurul Iman
Wakil Walikota Padang, Maigus Nasir memimpin rapat pelaksanaan Takbir dan Salat Idul Fitri 1447 H. (Foto: Diskominfo Kota Padang)

Padang-Spektroom : Pemerintah Kota Padang berencana menggelar Takbiran dan Salat Idul Fitri (salat Ied) 1447 H di Masjid Agung Nurul Iman. Pelaksanaan tabiran dan salat Ied tersebut menunggu hasil sidang itsbat.

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menegaskan, bahwa perbedaan penentuan awal Syawal merupakan hal yang wajar dalam Islam. Karena adanya metode hisab dan rukyah yang sama-sama memiliki dasar keilmuan.

“Perbedaan ini bukan persoalan Muhammadiyah atau NU, tetapi karena adanya perbedaan mazhab ulama yang melahirkan pilihan metode hisab dan rukyah. Karena ini menyangkut ibadah dan keyakinan, tentu tidak ada yang bisa mengintervensi, ini adalah hubungan antara hamba dengan Khalik-nya,” ujar Maigus Nasir, Sabtu (14/3/2026)

Maigus juga menjelaskan bahwa berdasarkan pengalaman sebelumnya, masyarakat Kota Padang cenderung lebih banyak mengikuti penetapan Idul Fitri berdasarkan hisab yang biasanya lebih awal. Karena itu, pemerintah menyiapkan skenario pelaksanaan salat Idul Fitri di masjid agar tetap khusyuk meski jumlah jamaah tidak terlalu besar.

"Maka ada opsi jika terjadi perbedaan, Salat kita laksanakan di Masjid Agung Nurul Iman. Di masjid kita yakin jamaah bisa penuh sehingga suasana Salat Idul Fitri tetap terasa,” tambahnya.

Beberapa hal teknis terkait pelaksanaan Takbir dan Salat Idul Fitri di Masjid Nurul Iman, diantaranya pembatasan penggunaan pengeras suara saat takbiran setelah waktu Isya sekitar pukul 20.00 WIB. Hal ini untuk menjaga ketertiban, serta imbauan agar masyarakat tetap menghormati aktivitas ibadah agama lain di Kota Padang.

Pelaksanaan takbiran nantinya akan diserahkan kepada masjid yang dikelola oleh masing-masing kecamatan. Sementara untuk pelaksanaan Salat Idul Fitri di Masjid Agung Nurul Iman, khatib dan imam salat masih menunggu keputusan final.

Pemerintah Kota Padang menargetkan keputusan final terkait Imam dan Khatib dapat diumumkan pada pertengahan Maret agar masyarakat memiliki cukup waktu untuk mendapatkan informasi dan bersiap menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H. (RRE/Viqi/Charlie)

Berita terkait

Atasi Kemacetan Jelang Lebaran, Sistem Satu Arah Diterapkan di Kawasan Kampus Jember

Atasi Kemacetan Jelang Lebaran, Sistem Satu Arah Diterapkan di Kawasan Kampus Jember

Jember-Spektroom : Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jember kembali menerapkan rekayasa lalu lintas berupa Sistem Satu Arah (SSA) di kawasan kampus guna mengurai kemacetan yang kerap terjadi selama bulan Ramadhan, terutama menjelang waktu berbuka puasa. Kepala Dishub Kabupaten Jember, Gatot Triyono, menyatakan kebijakan tersebut mulai berlaku Jumat, 13 Maret hingga Kamis, 19

Budi Sucahyono, Anggoro AP
Bermodal Mesin Senso Pemuda Asal Dusun Seri, Kota Ambon Meraup 30 Juta Rupiah Tiap Bulan. Hasil pembakaran arang kayu.

Bermodal Mesin Senso Pemuda Asal Dusun Seri, Kota Ambon Meraup 30 Juta Rupiah Tiap Bulan. Hasil pembakaran arang kayu.

Ambon-Spektroom: Eliezer Wattimena pemuda Dusun Seri Desa Urimesing, Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon, mampu meraup puluhan juta rupiah setiap bulan, hanya dengan mengolah dan membuat arang kayu. Proses pembuatan pembakaran arang kayu dilakukan Eliezer Wattimena secara tradional. Diawali dengan penebangan pohon, pemotongan dan pembakaran pada wadah penampungan (oven pembakaran), dibakar kurang

Yantje Lekatompessy, Pelinus Latuheru