Trending

Pemko Palangka Raya Perpanjang Status Darurat karhutla dan Kekeringan

Pemko Palangka Raya  Perpanjang Status Darurat karhutla dan Kekeringan
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menghadiri penyerahan bantuan dari FKIJK dan BMPD Kalimantan Tengah di Aula Peteng Karuhei II Kantor Wali Kota Palangka Raya, Jumat. (Foto: dok MC PRaya)

Palangka Raya-Spektroom: Perpanjangan status tanggap darurat bukan sekadar keputusan administratif. Di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan, kesiapsiagaan pemerintah dan keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting untuk melindungi keselamatan warga sekaligus menjaga aktivitas sehari-hari tetap berjalan.

Pemerintah Kota Palangka Raya kembali memperpanjang status tanggap darurat karhutla dan kekeringan hingga 9 November 2026. Kebijakan ini diambil setelah rapat monitoring dan evaluasi penanganan bencana, dengan penekanan pada pemantauan situasi harian dan koordinasi lintas sektor.

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin menyampaikan, saat menghadiri penyerahan bantuan kemanusiaan dari Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) dan Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Kalimantan Tengah di Aula Peteng Karuhei II Kantor Wali Kota Palangka Raya, Jumat (9/10/2026).

Perpanjangan status tanggap darurat diperlukan untuk memastikan perkembangan situasi terus dipantau dan seluruh unsur penanganan bencana tetap siaga. Setiap langkah di lapangan harus terkoordinasi agar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi terkini.

“Ini merupakan langkah strategis dalam memastikan seluruh tahapan prosedur penanganan di lapangan berjalan secara terkoordinasi, efektif, efisien, dan terukur. Kita juga mengevaluasi perkembangan situasi setiap harinya guna memastikan kesiapsiagaan semua pihak,” ujar Fairid.

Penanganan karhutla dan kekeringan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Sinergi dengan TNI, Polri, BPBD, relawan, dunia usaha, serta masyarakat dibutuhkan agar upaya penanggulangan berjalan optimal.

Keterlibatan berbagai pihak diharapkan mampu menekan dampak bencana, terutama terhadap keselamatan warga dan keberlangsungan aktivitas masyarakat.

Perpanjangan status hingga 9 November 2026, menjadi pengingat penanganan bencana membutuhkan kesiapsiagaan berkelanjutan. Ukuran keberhasilannya bukan semata-mata pada lamanya status berlaku, melainkan pada seberapa efektif langkah di lapangan mampu melindungi masyarakat dari dampak karhutla dan kekeringan. (Polin-Nitra/ndk)

Berita terkait

KUA Tidore Timur Hadirkan Inovasi Layanan Yang Lebih Dekat dengan Masyarakat

KUA Tidore Timur Hadirkan Inovasi Layanan Yang Lebih Dekat dengan Masyarakat

Tidore–Spektroom : Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tidore Timur yang berada di Kelurahan Doayado, Kota Tidore Kepulauan menunjukkan wajah layanan keagamaan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat. Tidak hanya menjalankan pelayanan administratif pernikahan dan urusan keagamaan, KUA Tidore Timur mulai menghadirkan inovasi yang menyentuh langsung kehidupan warga melalui penyediaan sumur

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
Bodewin Tekankan Kolaborasi, Elly Toisutta Dorong Soliditas Golkar Ambon

Bodewin Tekankan Kolaborasi, Elly Toisutta Dorong Soliditas Golkar Ambon

AMBON-Spektroom: Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menegaskan pentingnya kolaborasi partai politik dan pemerintah dalam menjawab berbagai persoalan daerah. Menurutnya, partai politik tidak hanya menjadi wadah penyaluran aspirasi masyarakat, tetapi juga berperan dalam pendidikan politik, kaderisasi, dan pengawasan pemerintahan. Pesan tersebut disampaikan Bodewin saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) ke-X

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Masuk Top 12 Inovasi Terbaik Duta GenRe Indonesia 2026 Asal Malut Ikut Presentasi Program Perebutkan Pendanaan Kita bisa

Masuk Top 12 Inovasi Terbaik Duta GenRe Indonesia 2026 Asal Malut Ikut Presentasi Program Perebutkan Pendanaan Kita bisa

Ternate–Spektroom : Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra Maluku Utara. La Sul Mamusung, Duta Genre Indonesia 2026 asal Provinsi Maluku Utara, berhasil masuk dalam Top 12 Profil Inovasi Terbaik Duta GenRe Indonesia Tahun 2026 dalam program kolaborasi GenRe Indonesia bersama Yayasan Kitabisa, Jum'at (9/10/2026). Capaian ini diraih

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru