Pemkot Depok Siapkan Lahan 4 Ribu Meter Untuk Pusat Pelatihan Kreatif dan Digital
Depok-Spektroom:Pemerintah Kota Depok menyiapkan pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) dengan konsep baru yang difokuskan pada pengembangan keterampilan kreatif dan digital, berbeda dari BLK konvensional yang biasanya bersifat tradisional.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Depok, Dadang Wihana, mengatakan lokasi pembangunan BLK akan berada di Kampung Kukupu, kawasan Depok Maharaja.
“Tahun ini Pemkot Depok mulai menyusun Feasibility Study (FS) dan Detail Engineering Design (DED),” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Luas lahan yang disiapkan sekitar 4.000 meter persegi. Meski begitu, Dadang menyebut anggaran pembangunan masih menunggu hasil penyusunan DED. “Setelah DED selesai, baru terlihat kebutuhan anggarannya,” jelasnya.
Dadang menargetkan pembangunan fisik BLK dimulai pada 2027 dan rampung paling lambat 2028. Sementara menunggu pembangunan selesai, program pelatihan sudah mulai dijalankan melalui fasilitas sementara.
“Embryonya saat ini mulai beroperasi di lantai 6 gedung parkir Balai Kota Depok,” ujar Dadang.
Selain itu, program BLK juga akan dikembangkan melalui kolaborasi dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia. BLK ini tidak akan berbentuk seperti BLK pada umumnya yang dilengkapi asrama.
“BLK ini akan terhubung dan berkolaborasi dengan BLK lain, termasuk yang dikelola Kementerian Ketenagakerjaan,” tambahnya.
BLK Depok akan menjadi pusat pengembangan talenta kreatif dan digital, menyesuaikan dengan potensi ekonomi daerah.
Dadang berharap, BLK ini mampu meningkatkan daya saing tenaga kerja di tingkat nasional sekaligus menjadi pusat persiapan bagi masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri melalui program Depok Maju Go Global (DMGG).