Pemprov PBD Bentuk Tim POA Untuk Sistim Pendataan Terpadu WNA

Pemprov PBD Bentuk Tim POA Untuk Sistim Pendataan Terpadu WNA
Kepala Kesbangpol Papua Barat Daya George Japsenang pimpin sosialisasi pembentukan Tim POA. (foto: humas pemprov PBD)

Sorong-Spektroom : Sistem pendataan terpadu warga negara asing (WNA) melalui pembentukan Tim Pengawasan Orang Asing (Tim POA) Tahun 2026 oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, sangat diperlukan, supaya dapat menginventarisir setiap warga negara asing secara baik.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Papua Barat Daya, George Japsenang, kemukakan, hingga saat ini belum tersedia data terintegrasi mengenai keberadaan orang asing yang dapat diakses dan digunakan bersama oleh seluruh instansi terkait.

Kondisi tersebut menjadi tantangan dalam pelaksanaan pengawasan terhadap aktivitas warga negara asing yang berada di Papua Barat Daya.

“Saya berharap melalui Tim POA ini dapat lahir satu data orang asing yang bisa digunakan bersama untuk menyatukan, mengendalikan, dan mengawasi keberadaan warga negara asing di Papua Barat Daya,” kata George di Sorong, Jumat 12 Juni 2026.

Ia menjelaskan, selama ini masing-masing dinas-instansi memiliki data yang terbatas. Baik kepolisian, dinas pariwisata, maupun pemerintah daerah belum memiliki basis data yang lengkap dan terintegrasi mengenai warga negara asing yang tinggal maupun beraktivitas di wilayah ini.

"Dengan data yang lengkap dan akurat, pengawasan akan lebih efektif dan pemerintah dapat memastikan seluruh aktivitas warga negara asing berjalan sesuai aturan yang berlaku,” jelas George.

Selain itu, data yang terintegrasi juga diharapkan dapat memperkuat koordinasi antar dinas-instansi dalam mendukung keamanan daerah serta pengawasan terhadap tenaga kerja asing, wisatawan mancanegara, maupun pelajar asing yang berada di Papua Barat Daya.

“Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya berharap keberadaan Tim POA dapat menjadi langkah awal dalam membangun sistem pengawasan orang asing yang lebih modern, terintegrasi, dan berbasis data," tambahnya.

Berita terkait

Kendalikan Inflasi, Pemkab Pasbar Gandeng BI dan Bulog gelar Gerakan Pasar Murah (GPM) di Dua Kecamatan

Kendalikan Inflasi, Pemkab Pasbar Gandeng BI dan Bulog gelar Gerakan Pasar Murah (GPM) di Dua Kecamatan

Pasaman Barat-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat dan Perum Bulog Cabang Bukittinggi menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di dua kecamatan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga pangan dan mengendalikan inflasi daerah. GPM dilaksanakan di Pasar Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, pada Rabu

Rafles
Pemkab Tanah Datar Gelar Forum  Kemitraan Kesehatan, Perkuat Komitmen Pelayanan Bagi Masyarakat

Pemkab Tanah Datar Gelar Forum Kemitraan Kesehatan, Perkuat Komitmen Pelayanan Bagi Masyarakat

Tanah Datar-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Tanah Datar terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satunya melalui pelaksanaan Rapat Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan dan Pemangku Kepentingan Tingkat Kabupaten Tanah Datar Semester I Tahun 2026 yang digelar di Emersia Hotel Batusangkar, Kamis (18/6/2026). Kegiatan

Rafles
Presiden Prabowo Tegaskan Himbara sebagai Motor Ekonomi Nasional dengan Kapitalisasi Rp1.100 Triliun

Presiden Prabowo Tegaskan Himbara sebagai Motor Ekonomi Nasional dengan Kapitalisasi Rp1.100 Triliun

Jakarta-Spektroom : Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan bersama jajaran komisaris dan direksi Himpunan Bank Negara (Himbara) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (18/06/2026). Dalam pertemuan tersebut Kepala Negara menegaskan peran strategis bank Himbara bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam keterangannya usai pertemuan, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM yang juga CEO

Rafles