Penantian Panjang Warga Sungai Kakap, Air Bersih Segera Mengalir
Spektroom - Harapan warga Kecamatan Sungai Kakap untuk menikmati air bersih akhirnya mulai menemui titik terang.
Setelah bertahun-tahun menunggu, langkah nyata kini dilakukan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melalui kerja sama penyediaan jaringan air minum.
Bupati Kubu Raya, Sujiwo, secara langsung menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Perumda Air Minum Tirta Raya Kabupaten Kubu Raya dengan PT Rafa Karya Indonesia, Kamis (15/01/2026) pagi.
Penandatanganan yang berlangsung di Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (SDKP) Pontianak, Sungai Rengas, Kecamatan Sungai Kakap, menjadi penanda dimulainya percepatan pembangunan akses air bersih bagi masyarakat pesisir.
Bagi Sujiwo, momen ini bukan sekadar seremoni. Ia menyebut kerja sama tersebut sebagai jawaban atas aspirasi warga Sungai Kakap yang selama ini kesulitan mendapatkan air layak konsumsi.
“Alhamdulillah, hari ini kita menyaksikan langsung penandatanganan nota kesepahaman antara Perumda Air Minum Tirta Raya dengan PT Rafa Karya Indonesia. Ini kabar baik dan harapan besar bagi masyarakat Sungai Kakap,” ujar Sujiwo.
Ia menjelaskan, MoU tersebut mengatur hak dan kewajiban kedua belah pihak dalam pembangunan jaringan air minum.
Target awal, air bersih sudah mulai mengalir ke rumah-rumah warga paling lambat tahun depan. Namun, Sujiwo meminta agar prosesnya bisa dipercepat.
“Mana yang bisa dipadatkan, dipadatkan. Kalau bisa Agustus atau September, air sudah mengalir ke rumah warga,” tegasnya.
Jaringan air minum ini direncanakan menjangkau wilayah Sungai Kakap hingga kawasan Kota Baru dan sekitarnya.
Bahkan, ke depan tidak menutup kemungkinan cakupan layanan akan diperluas ke wilayah lain yang masih membutuhkan akses air bersih.
Meski menekankan percepatan, Sujiwo mengingatkan seluruh pihak agar tetap menjunjung tinggi integritas dalam pelaksanaan proyek. Ia menegaskan, pembangunan harus berjalan bersih dan transparan.
“Selama tidak ada korupsi, tidak ada mark up, tidak ada manipulasi dan data fiktif, saya bilang bismillah. Pemerintah Kabupaten Kubu Raya siap mendukung penuh,” katanya.
Sementara itu, Direktur PT Rafa Karya Indonesia menyatakan komitmennya untuk menjalankan proyek secara profesional dan maksimal.
Ia mengungkapkan, pengalaman pengelolaan air minum di sejumlah daerah, termasuk belajar dari Kota Pontianak, menjadi modal penting untuk mempercepat realisasi proyek di Sungai Kakap.
“Kunci percepatan investasi adalah tim yang solid dan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, PDAM, dan investor. Kami optimistis target bisa dipercepat,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berharap kehadiran jaringan air bersih ini tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan dasar, tetapi juga membawa dampak positif bagi kesehatan masyarakat, iklim investasi, serta pertumbuhan ekonomi di Sungai Kakap dan wilayah sekitarnya.