Pencak Silat Warisan Bangsa Terus Dijaga, Bupati Sekadau Buka Open Turnamen IPSI

Pencak Silat Warisan Bangsa Terus Dijaga, Bupati Sekadau Buka Open Turnamen IPSI
Bupati Sekadau Aron memberi aba-aba kepada pesilat untuk bertarung sebagai pertanda dimulainya Open Turnamen IPSI Sekadau. (Foto: Diskominfo Sekadau)

Spektroom – Pengurus Cabang Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Sekadau menggelar Open Turnamen Pencak Silat tingkat lokal yang berlangsung selama dua hari di GOR Haji Mat Kali, Kompleks SMK Amaliyah Sekadau, Selasa- Rabu (16–17/12/2025).

Turnamen ini secara resmi dibuka oleh Bupati Sekadau, Aron, SH, yang hadir didampingi Ketua KONI Sekadau Sunardi, Ketua IPSI Sekadau Apin, Ketua Panitia Aiptu Winarto, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong sebanyak tujuh kali oleh Bupati Sekadau sebagai simbol dimulainya pertandingan.

Ketua Panitia, Aiptu Winarto, dalam sambutannya menjelaskan bahwa open turnamen ini diikuti oleh 37 atlet dari tujuh perguruan pencak silat yang ada di Kabupaten Sekadau.

Turnamen tersebut digelar sebagai bagian dari pembinaan dan persiapan atlet sejak dini dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Barat tahun 2026.

“Melalui turnamen ini, kami ingin menjaring atlet-atlet silat potensial asal Sekadau yang nantinya siap bersaing di Porprov 2026, bahkan hingga ke tingkat nasional,” ujar Winarto.

Ia berharap ajang ini dapat menjadi sarana evaluasi sekaligus motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan, mental bertanding, dan kedisiplinan.

Ketua IPSI Sekadau, Apin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sekadau, khususnya Bupati Sekadau, yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan open turnamen tersebut.

Menurutnya, pencak silat bukan sekadar olahraga, tetapi juga bagian dari jati diri dan budaya bangsa Indonesia.

“Pencak silat merupakan warisan leluhur yang kini sudah mendunia dan dipelajari oleh masyarakat internasional. Karena itu, generasi muda harus bangga dan terus melestarikannya,” kata Apin.

Ia juga meminta seluruh peserta mengikuti turnamen dengan sungguh-sungguh dan menjunjung tinggi sportivitas, karena hasil dari ajang ini akan menjadi bahan seleksi atlet yang akan mewakili Kabupaten Sekadau di Porprov 2026.

Sementara itu, Bupati Sekadau Aron, SH, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan olahraga, khususnya pencak silat.

Ia mengakui IPSI telah memberikan kontribusi nyata dengan menyumbangkan medali bagi Kabupaten Sekadau di berbagai ajang tingkat provinsi.

“Pencak silat adalah olahraga yang membentuk karakter, akhlak, dan kedisiplinan generasi muda. Saya minta para atlet menjunjung tinggi sportifitas dan persaudaraan,” pesan Bupati.

Bupati juga mengingatkan panitia, pengurus IPSI, serta wasit dan juri untuk mengawasi jalannya pertandingan secara ketat, mengingat pencak silat merupakan olahraga yang mengandalkan kekuatan fisik.

Turnamen ini digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-22 Kabupaten Sekadau.

Para atlet memperebutkan Piala Bupati Sekadau serta uang pembinaan, dan para juara nantinya akan dibina sebagai atlet resmi Kabupaten Sekadau menuju Porprov 2026.

.

Berita terkait