Pencarian Korban Bencana Longsor di Majenang Cilacap Resmi Dihentikan, Kementerian PU Fokus Bantu Pengungsi

Pencarian Korban Bencana Longsor di Majenang Cilacap Resmi Dihentikan, Kementerian PU Fokus Bantu Pengungsi
Menteri PU saat meninjau lokasi longsor Majenang Cilacap ( birkom pu)

Spektroom – Pemerintah secara resmi menghentikan pencarian korban longsor di Majenang, Kabupaten Cilacap, pada Sabtu (22/11) setelah tim gabungan menyatakan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) selesai pada pukul 16.00 WIB. Dari total 23 warga yang sebelumnya dinyatakan hilang, petugas berhasil menemukan 21 orang, sementara 2 orang lainnya dinyatakan hilang dan meninggal dunia.

Seiring berakhirnya operasi, seluruh alat berat milik Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah didemobilisasi dari lokasi. Seluruh personel tanggap darurat dari balai-balai teknis Kementerian PU juga telah meninggalkan lokasi setelah melaksanakan apel penutupan kegiatan. Setelah berakhirnya operasi pencarian, Kementerian PU masih ikut membantu untuk penataan daerah longsor yang juga akan memakai alat berat dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy.

Menteri PU Dody Hanggodo yang mengikuti perkembangan penanganan sejak awal, menyampaikan duka mendalam atas korban jiwa dalam peristiwa tersebut serta apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan darurat.

Penanganan saat longsor di Majenang ( birkom pu)

“Kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Terima kasih kepada seluruh petugas di lapangan yang bekerja tanpa henti sejak hari pertama. Dengan dihentikannya operasi ini, kami memastikan bahwa dukungan Kementerian PU tetap berlanjut melalui pemulihan kondisi dan bantuan untuk para pengungsi,” kata Menteri Dody di Jakarta,melalui siaran persnya,Minggu (23/11/2025)

Sebagai bagian dari dukungan lanjutan, Kementerian PU melalui BBWS Citanduy juga menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk memenuhi kebutuhan dasar bagi pengungsi berupa 400 set selimut, 380 unit kasur lipat.

Selain itu, Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Jawa Barat juga mengirimkan sarana dan prasarana berupa 4 unit toilet portable, 2 unit Hidran Umum (HU). Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan warga yang masih mengungsi akibat dampak bencana longsor.

Berita terkait

Kegiatan Safari Ramadhan Pemprov Sumbar Tahun 2026 Akan Difokuskan ke Daerah Terdampak Bencana

Kegiatan Safari Ramadhan Pemprov Sumbar Tahun 2026 Akan Difokuskan ke Daerah Terdampak Bencana

Spektroom - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) akan memprioritaskan daerah-daerah terdampak bencana sebagai lokasi pelaksanaan Safari Ramadhan 1447 Hijriah. Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah menyebut itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moral negara terhadap masyarakat yang terdampak bencana. “Safari Ramadhan tahun ini kita arahkan ke daerah-daerah terdampak bencana, agar

Rafles