Pendidikan Keluarga Pondasi Penting Dalam Menyiapkan Generasi Emas 2045

Pendidikan Keluarga Pondasi Penting Dalam Menyiapkan Generasi Emas 2045
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jember Ghyta Eka Puspita (Foto Diskominfo Jember)

Spektroom - Rangkaian kegiatan Bunga Desaku edisi ke-IV di gelar di Kecamatan Arjasa pada Sabtu (30/08/2025/).

Bupati ngantor di desa dan kelurahan (Bunga Desaku) kali ini memberikan warna berbeda bagi masyarakat. Ketua TP PKK Kabupaten Jember, Ghyta Eka Puspita, hadir di Kantor Desa Kamal kecamatan Arjasa Jember Jawa Timur, untuk berbagi pesan penting tentang kesehatan keluarga, kesiapan generasi muda, serta peran orang tua dalam menyiapkan masa depan anak-anak.

Foto Diskominfo Jember

“Pendidikan keluarga adalah pondasi penting dalam menyiapkan generasi masa depan,”ungkap Ghyta.

Kunjungan ini sekaligus menjadi ruang refleksi bagi kader PKK dan kader posyandu di Kecamatan Arjasa. Ghyta mengingatkan bahwa peran kader bukan sekadar formalitas, melainkan panggilan pengabdian.

“Jadi kader PKK atau posyandu itu bukan hanya untuk ikut-ikutan. Kalau semua mau bergerak, mau berdaya dengan ikhlas, maka akan terasa lebih ringan. Insentif memang penting, tapi yang lebih utama adalah keikhlasan dalam mengabdi,” tegasnya

Foto Diskominfo Jember

Dalam kesempatan itu, Ghyta Eka Puspita menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya pendidikan keluarga, kesehatan ibu dan anak, serta kesiapan generasi muda dalam memasuki jenjang pernikahan.

“Kalau komunikasi terjalin dengan baik, rumah akan menjadi tempat kembali yang nyaman. Suami dan istri harus berjalan beriringan, saling memahami, saling menguatkan,”jelasnya.

Ghyta menekankan, pendidikan keluarga bukan hanya sebatas teori, melainkan menjadi pondasi penting dalam menyiapkan generasi masa depan. la mengingatkan bahwa kebahagiaan seorang ibu hamil tidak bisa dilepaskan dari support , terutama dukungan penuh dari seorang suami.

Dalam dialog tersebut, Ghyta juga menguraikan siklus kehidupan yang selalu berjalan berkesinambungan, mulai dari bayi, anak-anak, remaja, hingga dewasa. Menurutnya, pendidikan keluarga hadir untuk memastikan setiap tahapan siklus tersebut dapat dilalui dengan baik.

“Pendidikan itu sejatinya membuat kita lebih mengenal diri sendiri. Ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang bisa memaksimalkan potensi diri, Sehingga orang tua mampu menanamkan nilai nilai yang tepat kepada anak-anaknya,” pungkasnya. (Budi S)

Berita terkait