Pengabdian untuk Komunikasi Publik, Penyiaran dan Tata Kelola Informasi Dr. Rosarita Niken Widiastuti, M.Si

Pengabdian untuk Komunikasi Publik, Penyiaran dan Tata Kelola Informasi Dr. Rosarita Niken Widiastuti, M.Si
Dr. Rosarita Niken Widiastuti saat menerima anugerah Kartini Award dari AMKI. (Foto: Andi Inasarinah)

Jakarta-Spektroom : Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) menganugerakan penghargaan "Kartini Award Perempuan Tangguh Indonesia" kepada 11 orang sosok perempuan tangguh dari berbagai bidang pengabdian.

Salah seorang diantaranya adalah Dr. Rosarita Niken Widiastuti, M.Si, Anggota Dewan Pers sebagai Tokoh Literasi Digital dan Penjaga Etika Informasi Publik.

Siapa sebenarnya Dr. Rosarita Niken Widiastuti, M.Si, sosok perempuan tangguh yang memperoleh anugerah penghargaan Kartini Award dari AMKI tersebut, berikut tulisan dari Jurnalis Spektroom Andi Inasarinah:

Dr. Rosarita Niken Widiastuti, M.Si merupakan salah satu figur perempuan berpengaruh dalam bidang komunikasi publik, transformasi digital, penyiaran, dan tata kelola informasi di Indonesia.

Saat ini, ia menjabat sebagai Ketua Komisi Kemitraan, Hubungan Antar Lembaga, dan Infrastruktur Dewan Pers periode 2025–2028, posisi strategis yang menegaskan kiprahnya dalam memperkuat ekosistem pers nasional yang profesional, independen, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

Dengan pengalaman lebih dari tiga dekade di sektor komunikasi publik dan penyiaran, Dr. Niken dikenal sebagai pemimpin transformasional yang konsisten mendorong modernisasi tata kelola komunikasi pemerintah, penguatan literasi digital, serta pengembangan ekosistem informasi yang inklusif dan berkelanjutan.

Karier profesionalnya menorehkan jejak penting di berbagai lembaga strategis nasional. Sebelum bergabung di Dewan Pers, ia menjabat sebagai Widyaiswara Ahli Utama Kementerian Komunikasi dan Informatika (2023–2025) serta Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Transformasi Digital, dan Hubungan Antar Lembaga (2020–2023).

Sebelumnya, ia dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika (2019–2020), setelah sukses menjabat sebagai Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (2016–2019).

Dalam kapasitas tersebut, ia berperan besar dalam merumuskan berbagai strategi komunikasi publik pemerintah, termasuk penguatan narasi kebangsaan di era disrupsi digital.

Dr. Rosarita Niken Widiastuti memberikan sambutan pada acara penerimaan anugerah Kartini Award. (Foto: Andi Inasarinah/Spektroom)

Di dunia penyiaran, kiprahnya sangat menonjol melalui kepemimpinan sebagai Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (RRI) periode 2010–2016, setelah sebelumnya menjabat sebagai Direktur Administrasi dan Keuangan (2008–2010) serta Direktur Program dan Produksi (2005–2008).

Di bawah kepemimpinannya, RRI mengalami transformasi signifikan sebagai lembaga penyiaran publik yang lebih modern, adaptif, dan relevan dengan perkembangan teknologi komunikasi.

Tak hanya di level nasional, kontribusinya juga diakui di tingkat internasional. Ia pernah menjabat sebagai Presiden Asia Pacific Institute for Broadcasting Development (AIBD) periode 2012–2016, serta Wakil Ketua Komite Program Asia-Pacific Broadcasting Union (ABU) periode 2008–2012. Ia juga aktif dalam berbagai forum regional, termasuk sebagai bagian dari Telecommunication and Information Technology Meeting ASEAN (2019–2020). Dr. Niken juga aktif menjadi pengajar untuk Program Digital Leader Academy yang pesertanya adalah para pimpinan pada pemerintah daerah.

Dalam situasi krisis nasional, Dr. Niken memainkan peran penting sebagai Wakil Ketua Tim Komunikasi Publik Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, sekaligus memimpin berbagai kelompok kerja komunikasi publik strategis, termasuk edukasi publik dalam isu migrasi siaran digital.

Komitmennya terhadap tata kelola komunikasi yang berdampak luas telah mengantarkannya menerima berbagai penghargaan prestisius, baik nasional maupun internasional. Di antaranya penghargaan dari PBB (UN Woman) melalui International Women of Change Award dari UN Women (2016), Women in Politics and Government dari Globe Asia (2019), Satyalancana Wirakarya, Satyalancana Kesetiaan 30 Tahun, Anugerah Perempuan Indonesia, serta Alumni Award Universitas Gadjah Mada atas kontribusinya dalam tata kelola informasi di wilayah perbatasan.

Secara akademik, Dr. Niken merupakan lulusan Sarjana dan Magister Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada, serta meraih gelar doktor di bidang Manajemen Sumber Daya Manusia dari Universitas Negeri Jakarta. Ia juga memperluas perspektif kepemimpinannya melalui Executive Education di Harvard Kennedy School, Amerika Serikat.

Sebagai pemikir, praktisi, sekaligus pembicara di berbagai forum nasional dan internasional, Dr. Rosarita Niken Widiastuti terus mendorong lahirnya komunikasi publik yang adaptif, pers yang sehat, dan transformasi digital yang berorientasi pada kemajuan demokrasi serta pemberdayaan masyarakat. Kiprahnya merepresentasikan perpaduan antara kepemimpinan visioner, integritas birokrasi, dan komitmen kuat terhadap masa depan ekosistem informasi Indonesia.

Berita terkait

Rosarita Niken Widiastuti, Anggota Dewan Pers Mendapatkan Penghargaan Sebagai Tokoh Literasi Digital dan Penjaga Etika Informasi Publik

Rosarita Niken Widiastuti, Anggota Dewan Pers Mendapatkan Penghargaan Sebagai Tokoh Literasi Digital dan Penjaga Etika Informasi Publik

Jakarta-Spektroom : Rosarita Niken Widiastuti, anggota Dewan Pers menjadi salah seorang tokoh yang mendapatkan Kartini Award Perempuan Tangguh 2026 dari 11 Perempuan pelopor lainnya yang berprestasi. Prestasi yang ditorehkan oleh 11 Perempuan Indonesia diberbagai bidang sebagai figur inspiratif yang dinilai berkontribusi dalam kepemimpinan, kebijakan publik hingga kerja kemanusiaan menjadikan mereka mendapat

Rafles