Pengembangan Intergred Control Book Sebagai Media Komunikasi Mengantar Gelar Doktor
Jakarta-Spektroomm: Disertasi Kukun Agung Sulistiyo Pengembangan Intergted Control Book (ICB) Sebagai Media Komunikasi Pembelajaran Dalam Meningkatkan Keberfungsian Komunikasi Antar Subyek pada Pembelajaran Baca Tulis AL-Quran (BTW) Disertasi tersebut dilatarbelakangi oleh rendahnya aktivitas di Sekolah IsIam Terpadu Ibnu Sina terdampak pada capaian kemampuan mrmbscydan hafalan siswa yang belum optimal
Permasalahan terlihat dari kurangnya kesinambungan komunikasi antara, guru, siswa dan orang tua dalam memantau perkembangan BTW secara struktur dan berkelanjutan.
" Penelitian tersebut bertujuan untuk mengembangkan menguji aktifitas komunikasi pembelajaran berbasis ICB sebagai sistem kontrol dalam proses pembelajaran BTQ. Selain itu penelitian juga bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan ICB terhadap peningkatan kualitas interaksi pe dagogis kedisiplinan belajar siswa, keterlibatan orang tua serta peningkatan hasil belajar BTQ" Jelas Kukun Agung Sulistiyo, Rabu (17/6/2026)
Dikatakan hasil penelitian menunjukkan banyaknya 37 siswa atau 85 persen siswa mengalami peningkatan cacapai nilai hasil belajar tahfidz dan BTQ. Penelitian ini menunjukkan novelty penelitian terletak pada pengembangan komunikasi pembelajaran berbasis kontrol yerin terintegrasi.melskui produk ICB yang tidak hanya berfungsi sebagai instrumen monitoring pembelajaran, tetapi juga sebagai media penguatan komunikasi pedagogis lintas sektor pendidikan yaitu guru siswa dan orang tua.

Prof. Dede Rosyada,selalu Kaprodi Program Doktor UIJ,mengatakan ICB sebagai media pembelajaran lebih luas tidak hanya dalam kelas tapi juga di luar kelas komunikasi antara siswa dengan orang tua, para siswa boleh mengembangkan kurikulum sendiri, sampaikan kepda guru dan disetujui mereka boleh mengerjakan mereka bisa menentukan kurikulum sendiri ini masih pelajaran milik.
" Disertasi ini mempunyai nuansa yang berbeda disertasinya hubungan komunikasi dengan segi tiga yang harus dikuatkan orang tua siswa dan guru, melihat seorang dises harus dimonitor tiap hari dalam membut pengembangan ICB yang dikembangkan dalam penelitian itu telat di tes dengan penemuan pengembangan memberikan peningkatan dalam terhadap hasil prestasi belajar. Jelas Rektor UIJ Prof. Raihan.
Hubungan tiga dimensi itu lebih optimal, tentunya sangat dan harus diperhatikan orang tua, murid dan guru.
Tim penguji promosi Doktor Pendidikan Agama IsIam UIJ yang terdiri dari 7 Prof ,satu diantaranya Penguji external Prof.Dr. Susanto M A Guru Besar Universitas PTIQ, Tim penguji menyatakan Kukun Agus Sulistiyo dinyatakan lulus Cumlaude dan berhak menyandang gelar Doktor Pendidikan Agama IsIam ke 86.