Pengprov Taekwondo Maluku Utara Gelar Diklat Pelatih dan Rakerpov

Pengprov Taekwondo Maluku Utara Gelar Diklat Pelatih dan Rakerpov
Peserta Diklat Pelatih Taekwondo Maluku Utara dan pengurus foto bersama. (Foto:Spektroom/Davi)

Ternate–Spektroom : Sebanyak 53 pelatih Taekwondo Indonesia (TI) Maluku Utara dari sejumlah kabupaten dan kota di Maluku Utara mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pelatih yang digelar di Hotel Jati Ternate, 14 - 16 Agustus 2026.

Diklat pelatih Taekwondo sebagai upaya memperkuat kualitas pembinaan atlet melalui peningkatan kapasitas pelatih.

Ketua Umum TI Maluku Utara, Asadul Usud Boyratan kepada Spektroom, Minggu (16/8/2026) menyatakan bahwa, peningkatan mutu pelatih menjadi langkah penting untuk mewujudkan pemerataan kualitas pembinaan Taekwondo di seluruh wilayah Maluku Utara.

Menurutnya, pelatih yang semakin berkualitas akan berdampak langsung terhadap peningkatan produktivitas dan prestasi atlet.
Diklat ini memberikan berbagai materi pendidikan dan pelatihan yang diikuti secara menyeluruh oleh para peserta.

Program ini juga diarahkan untuk mendukung persiapan atlet menghadapi sejumlah agenda olahraga nasional.

Asadul menyebut bahwa program latihan jangka pendek akan difokuskan pada persiapan menuju Pra-PON dan PON, serta Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas). Karena itu, peningkatan kemampuan pelatih dinilai menjadi salah satu fondasi utama dalam mempersiapkan atlet berprestasi.

Selain Diklat Pelatih, TI Maluku Utara juga melaksanakan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) untuk menetapkan arah kebijakan dan program kerja organisasi periode 2026-2030. Rakerprov diikuti jajaran pengurus TI Maluku Utara serta ketua dan perwakilan TI kabupaten dan kota.

Rakerprov juga menjadi momentum penting karena merupakan forum rapat kerja tingkat provinsi yang pertama kali digelar TI Maluku Utara setelah sekitar 15 tahun.

Dalam forum ini, pengurus provinsi dan daerah membahas serta memberikan bobot terhadap program kerja yang telah disusun masing-masing bidang dan komisi.

Asadul mengatakan seluruh pembahasan Rakerprov dapat diselesaikan melalui musyawarah dan mufakat. Berbagai persoalan serta perbedaan pandangan yang muncul selama pembahasan telah disepakati menjadi keputusan bersama.

Asadul menegaskan TI Maluku Utara tidak ingin larut dalam berbagai perbedaan pandangan, termasuk yang berkembang melalui media sosial. Fokus utama organisasi saat ini adalah meningkatkan prestasi atlet melalui pembinaan yang lebih terarah dan terukur.

"Yang menjadi masalah buat kami adalah bagaimana meningkatkan prestasi untuk jangka pendek, yaitu Pra-PON dan PON nanti dan Popnas," ujar Asadul.

Berita terkait

Gubernur Hendrik Lewerissa Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Merdeka Ambon

Gubernur Hendrik Lewerissa Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Merdeka Ambon

Ambon–spektroom:Pemerintah Provinsi Maluku menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Merdeka, Kota Ambon. Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa bertindak sebagai Inspektur Upacara. Senin (17/8/2026). Peringatan kemerdekaan tahun ini mengangkat tema "Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur". Upacara dimulai sekitar pukul

Eva Moenandar, Bian Pamungkas
Gubernur Sumbar Mahyeldi: Ukuran Kehadiran Pemerintah Ada pada Manfaat yang Dirasakan Masyarakat

Gubernur Sumbar Mahyeldi: Ukuran Kehadiran Pemerintah Ada pada Manfaat yang Dirasakan Masyarakat

Padang-Spektroom : Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menegaskan bahwa memaknai kemerdekaan tidak cukup melalui upacara dan kegiatan seremonial. Semangat perjuangan para pahlawan harus diterjemahkan menjadi kerja nyata pemerintah yang memberikan manfaat dan menyelesaikan persoalan masyarakat. Pesan itu disampaikan Mahyeldi usai bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia

Rafles