Penguatan Sistem JKN untuk Memastikan Pelayanan Kesehatan yang Semakin Baik

Penguatan Sistem JKN untuk Memastikan Pelayanan Kesehatan yang Semakin Baik
Presiden Prabowo Subianto memimpin Rapat Terbatas terkait BPJS di Istana Merdeka, Jakarta. (Foto: Setkab RI)

Jakarta-Spektroom : Presiden Prabowo Subianto memimpin Rapat Terbatas terkait BPJS Kesehatan bersama Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 28 September 2026.

Dari rapat tersebut, sejumlah hal menjadi perhatian, di antaranya:

  1. Pemerintah menyiapkan tambahan dana sebesar Rp20 triliun untuk BPJS Kesehatan pada tahun 2026, yang akan dicairkan secara bertahap untuk memperkuat keuangan BPJS dan menjaga pembayaran klaim kepada fasilitas kesehatan tetap berjalan.
  2. Penguatan sistem pembiayaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dilakukan dengan mendorong peningkatan kepatuhan pembayaran iuran serta ketepatan sasaran penerima bantuan iuran sesuai Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Saat ini, kepesertaan JKN telah mencapai 285 juta jiwa, dengan tingkat kepesertaan aktif sebesar 80,6 persen.
  3. Pemerintah akan menekan biaya obat dan alat kesehatan melalui penguatan industri dalam negeri, membenahi tata kelola pengadaan obat di rumah sakit, serta memperbaiki sistem rujukan dan mutu pelayanan kesehatan.
  4. Revitalisasi fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia akan dipercepat, termasuk penguatan perlindungan bagi tenaga kesehatan di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar, serta mendorong digitalisasi rekam medis.

"Dengan memperkuat pembiayaan, tata kelola, fasilitas, hingga kualitas pelayanan, sistem kesehatan nasional diharapkan semakin kuat, efisien, dan terintegrasi," tulis akun resmi FB Sekretariat Kabinet (Setkab) RI, Selasa (29/9/2026).

Karena pada akhirnya, yang paling penting bukan hanya sistemnya yang baik, tetapi rakyat yang mendapatkan pelayanan kesehatan yang semakin baik, tutupnya. (RRE/Setkab RI)

Berita terkait

Program Desa Binaan Imigrasi Diharapkan Masyarakat Memahami Keimigrasian

Program Desa Binaan Imigrasi Diharapkan Masyarakat Memahami Keimigrasian

Jeneponto - Spektroom : Bupati Jeneponto H. Paris Yasir, SE., MM mengatakan melalui Program Desa Binaan Imigrasi, masyarakat diharapkan semakin memahami berbagai hal terkait keimigrasian, perjalanan ke luar negeri, perlindungan warga negara, serta pencegahan permasalahan keimigrasian. Hal tersebut dikatakan Bupati saat menghadiri penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Desa Binaan Imigrasi antara Kantor

Yahya Patta, Nurana Diah Dhayanti