Penilaian Lomba Gerakan PKK Sumbar 2026 di Desa Bukit Gadang Sawahlunto

Penilaian Lomba Gerakan PKK Sumbar 2026 di Desa Bukit Gadang Sawahlunto
Wako Sawahlunto bersama rombongan Tim Penggerak PKK Prov. Sumbar. (Foto: fjr)

Sawahlunto-Spektroom : Desa Bukit Gadang menjadi lokasi Penilaian Lomba Gerakan PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat yang berlangsung Kamis (21/05/2026). Hadir dalam kegiatan ini Ketua TP PKK Provinsi Sumbar Harneli Mahyeldi, Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra, jajaran TP PKK Kota Sawahlunto, Ketua GOW Sawahlunto, tim penilai, Ketua DWP, pimpinan OPD, camat dan unsur Forkopimca, kepala desa, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.

Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra menyambut kedatangan Ketua TP PKK Provinsi Sumbar beserta rombongan. Ia menyebut program PKK menyentuh langsung berbagai aspek kehidupan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kota Sawahlunto, kami mengucapkan selamat datang kepada Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Barat beserta rombongan. Melalui kegiatan ini, kami berharap penilaian tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi sarana untuk mengontrol kemajuan dan pelaksanaan program-program pokok PKK. Mudah-mudahan melalui kerja sama dan kolaborasi yang telah terjalin selama ini, kita dapat memperoleh hasil terbaik serta keberkahan bagi kita bersama,” ujarnya.

Ketua TP PKK Kota Sawahlunto Yori Riyanda berharap penilaian ini memperkuat sinergi dan menjadi bahan pembinaan bagi kader PKK di daerahnya.

“Kami berharap penilaian ini menjadi bentuk sinergi dari kerja nyata di Kota Sawahlunto sekaligus menjadi pembinaan bagi TP PKK dan kader-kader yang ada. Besar harapan kami, Desa Bukit Gadang dapat menjadi desa inspiratif dan contoh bagi desa-desa lain, khususnya di Kota Sawahlunto, dalam mewujudkan Asta Cita Indonesia Emas 2045,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Sumbar Harneli Mahyeldi menekankan pentingnya ketahanan keluarga menghadapi tantangan zaman.

“Di era sekarang ini, kita harus menjaga keluarga dari berbagai bentuk penyimpangan. Nilai-nilai moral dan pemahaman agama perlu ditanamkan sejak dini agar generasi memiliki mental dan pondasi yang kuat sehingga tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif. Oleh karena itu, hal ini menjadi tugas kita bersama, termasuk tugas PKK dalam mengedukasi dan mensosialisasikan program-program pokok guna menuju Asta Indonesia Emas 2045,” ungkapnya. (fjr)

Berita terkait