Trending

Penurunan Prevalensi Stunting Masih Menjadi  Prioritas Pembangunan Dalam RPJMN dan RPJMD 2025–2029

Penurunan Prevalensi Stunting Masih Menjadi  Prioritas Pembangunan Dalam RPJMN dan RPJMD 2025–2029
Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyerahkan piagam penghargaan sebagai kabupaten/kota yang berkinerja baik dalam pencegahan dan percepatan penurunan stunting Tahun 2026, kepada Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar. (Foto Spektroom).

Bandarlampung - Spektroom: Penguatan konvergensi dalam upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting di Provinsi Lampung, sangat diperlukan, penanganan stunting, harus dilakukan berbasis data, tepat sasaran, serta melibatkan lintas sektor secara berkelanjutan.


Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela pada Rapat Koordinasi Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi Lampung, yang berlangsung di Gedung Pusiban, Kantor Gubernur Lampung, Rabu (30/9/2026).


Wagub Jihan mengatakan, penurunan prevalensi stunting masih menjadi salah satu prioritas pembangunan dalam RPJMN dan RPJMD 2025–2029. Untuk Provinsi Lampung, target prevalensi stunting ditetapkan sebesar 12,62 persen pada 2026 dan 10,83 persen pada 2029.


Namun, Jihan mengingatkan agar upaya penanganan stunting tidak hanya berorientasi pada pencapaian angka prevalensi. Menurutnya, pencegahan stunting merupakan bagian dari investasi sumber daya manusia Lampung untuk jangka panjang.


“Mindset kita perlu diawali bahwa sebetulnya kita bukan mengejar hanya persoalan prevalensi atau angka prevalensi saja. Stunting ini adalah bagaimana investasi sumber daya manusia ke depannya,” ujar Wagub Jihan.


Diforum yang sama Kepala Dinas Kesehatan Lampung Selatan Devi Arminanto mengatakan, berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting Lampung Selatan tercatat sebesar 10,4 persen, lebih rendah dibandingkan prevalensi Provinsi Lampung yang berada pada angka 15,9 persen.

Sementara berdasarkan data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM), prevalensi stunting di Lampung Selatan juga menunjukkan tren penurunan, dari 2 persen pada 2022 menjadi 1,2 persen pada 2026.

Menurut Devi, konvergensi program menjadi bagian penting untuk memastikan intervensi penanganan stunting berjalan secara terintegrasi, berbasis data dan tepat sasaran.

Pendekatan tersebut tidak hanya menyasar balita yang mengalami stunting, tetapi dilakukan sejak masa kehamilan hingga periode 8.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), sehingga pencegahan dapat dilakukan sejak awal dan pendampingan keluarga terus berlanjut pada setiap tahapan tumbuh kembang anak.

Dari sisi pelaksanaan program, sejumlah indikator pelayanan pada Semester I 2026 juga menunjukkan capaian yang baik.


Rapat Koordinasi Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting dirangkai dengan penyerahan penghargaan kepada  kabupaten/kota yang berkinerja baik dalam upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting di Provinsi Lampung Tahun 2026, salah satunya adalah Kabupaten Lampung Selatan.



Penghargaan tersebut diserahkan  Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi Lampung dan diterima oleh Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar.



Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas kinerja pemerintah daerah dalam memperkuat pencegahan dan percepatan penurunan stunting melalui konvergensi program lintas sektor, mulai dari intervensi kesehatan hingga pendampingan keluarga.(@Ng).

Berita terkait

Peringatan Dini Dikeluarkan BMKG Akibat Angin Kencang, Sejumlah Perairan di Maluku Utara Masih Berpotensi Terjadi Gelombang Tinggi

Peringatan Dini Dikeluarkan BMKG Akibat Angin Kencang, Sejumlah Perairan di Maluku Utara Masih Berpotensi Terjadi Gelombang Tinggi

Ternate-Spektroom : Sejumlah perairan di wilayah Provinsi Maluku Utara berpotensi masih mengalami gelombang tinggi akibat angin kencang, yang harus diwaspadai akibat pengaruh angin kencang. BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi pada sebagian besar perairan di Wilayah Maluku Utara dalam empat hari ke depan

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
KUA Tidore Timur Hadirkan Inovasi Layanan Yang Lebih Dekat dengan Masyarakat

KUA Tidore Timur Hadirkan Inovasi Layanan Yang Lebih Dekat dengan Masyarakat

Tidore–Spektroom : Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tidore Timur yang berada di Kelurahan Doayado, Kota Tidore Kepulauan menunjukkan wajah layanan keagamaan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat. Tidak hanya menjalankan pelayanan administratif pernikahan dan urusan keagamaan, KUA Tidore Timur mulai menghadirkan inovasi yang menyentuh langsung kehidupan warga melalui penyediaan sumur

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
Bodewin Tekankan Kolaborasi, Elly Toisutta Dorong Soliditas Golkar Ambon

Bodewin Tekankan Kolaborasi, Elly Toisutta Dorong Soliditas Golkar Ambon

AMBON-Spektroom: Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menegaskan pentingnya kolaborasi partai politik dan pemerintah dalam menjawab berbagai persoalan daerah. Menurutnya, partai politik tidak hanya menjadi wadah penyaluran aspirasi masyarakat, tetapi juga berperan dalam pendidikan politik, kaderisasi, dan pengawasan pemerintahan. Pesan tersebut disampaikan Bodewin saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) ke-X

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Masuk Top 12 Inovasi Terbaik Duta GenRe Indonesia 2026 Asal Malut Ikut Presentasi Program Perebutkan Pendanaan Kita bisa

Masuk Top 12 Inovasi Terbaik Duta GenRe Indonesia 2026 Asal Malut Ikut Presentasi Program Perebutkan Pendanaan Kita bisa

Ternate–Spektroom : Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra Maluku Utara. La Sul Mamusung, Duta Genre Indonesia 2026 asal Provinsi Maluku Utara, berhasil masuk dalam Top 12 Profil Inovasi Terbaik Duta GenRe Indonesia Tahun 2026 dalam program kolaborasi GenRe Indonesia bersama Yayasan Kitabisa, Jum'at (9/10/2026). Capaian ini diraih

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru