Penyakit Jantung dan Pernapasan Dominasi Penyebab Wafatnya Jemaah Haji 2026

Penyakit Jantung dan Pernapasan Dominasi Penyebab Wafatnya Jemaah Haji 2026
Ilustrasi jemaah haji menjalani perawatan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Daker Makkah, pasca Armuzna, Kamis (13/6/2025) (Dok : Spektroom )

Jakarta - Spektroom : Tujuan utama jemaah ke tanah suci adalah meraih haji mabrur, dan itu harus dicapai dengan kondisi fisik yang prima. Kesehatan jemaah adalah bagian penting dari kelancaran ibadah haji.

Di tengah padatnya arus kedatangan, petugas kesehatan bandara terus memperhatikan kondisi jemaah agar mereka dapat segera beristirahat dan melanjutkan ibadah dengan lebih tenang.

Berdasarkan rekap layanan kesehatan Daker Bandara per Senin (4/5/2026), tercatat 81 jemaah mendapatkan pemeriksaan kesehatan di bandara. Selain itu, 12 jemaah masuk dalam pencatatan observasi, 10 jemaah dirujuk ke KKHI Madinah, dan 10 jemaah lainnya dirujuk ke rumah sakit Arab Saudi

“Keluhan jemaah beragam, ada yang lemas, pusing, mual, sesak ringan, hingga membutuhkan observasi. Semua kami tangani sesuai kondisi masing-masing,” ujar Kadhafi, Petugas Kesehatan Bandara di Madinah, Senin (4/5/2026).

Memasuki hari ke-14 Ahad, 3 Mei 2026 penyelenggaraan ibadah haji, sebanyak 8.575 jemaah menjalani rawat jalan, 130 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), serta 172 jemaiah dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS), dengan 58 jemaah masih dalam perawatan. Sementara itu. Jemaah wafat 9 orang.

"Penyebab wafat didominasi oleh penyakit kardiovaskular dan gangguan pernapasan̈" kata Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, di Jakarta, Senin (4/5/2026)

Kematian akibat penyakit jantung ini menjadi sorotan utama mengingat kondisi fisik jemaah haji yang rentan terhadap perubahan cuaca ekstrem dan aktivitas fisik yang padat selama di Tanah Suci.

Suhu di Makkah dan Madinah mencapai 39 hingga 43 derajat celcius,

Hingga hari ke 14 sebanyak 211 kelompok terbang (kloter) dengan 81.992 jemaah dan 841 petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci. Dari jumlah tersebut, 199 kloter dengan 77.269 jemaah dan 793 petugas telah tiba di Madinah.

Sementara itu, pergerakan jemaah dari Madinah ke Makkah berlangsung bertahap, dengan 52 kloter berjumlah 20.689 jemaah dan 212 petugas telah tiba di Makkah untuk melaksanakan umrah wajib serta mempersiapkan diri menghadapi puncak ibadah haji.

Berita terkait

Gubernur Mirza Hadiri Apel Akbar Satlinmas di Semarang dan Wagub Jihan Hadiri Tanam Padi di Kota Metro

Gubernur Mirza Hadiri Apel Akbar Satlinmas di Semarang dan Wagub Jihan Hadiri Tanam Padi di Kota Metro

Bandarlampung - Spektroom: Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djauzal pagi ini Rabu, 30 September 2026, pukul 07.30 diagendakan menghadiri Apel Akbar Satlinmas Serta Memperingati Hari Kesaktian Pancasila Kegiatan dirangkai dengan Pengukuhan DPD-DPC Asosiasi Satuan Pelindung Masyarakat (ASLINMAS) seProvinsi Jawa Tengah serta Pengukuhan 4 DPC Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS)

Anggoro AP
Gubernur DIY Serahkan Sertifikat Huntap Warga Terdampak Erupsi Merapi

Gubernur DIY Serahkan Sertifikat Huntap Warga Terdampak Erupsi Merapi

Sleman-Spektroom : Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X menyerahkan sertifikat hak milik (SHM) hunian tetap (huntap) kepada warga Kalurahan Kepuharjo dan Umbulharjo, Kapanewon Cangkringan, Sleman, yang terdampak erupsi Gunung Merapi 2010. Penyerahan sertifikat berlangsung di Joglo Kalurahan Kepuharjo, Selasa (29/9/2026), sebagai bagian dari penyelesaian hak

Fatmawaty, Bian Pamungkas
Tekan Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, Bawal Yasin Terapkan Tiga Pilar

Tekan Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, Bawal Yasin Terapkan Tiga Pilar

Semarang-Spektroom: Upaya menekan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak perlu didukung layanan yang mudah diakses, aman, dan terintegrasi. Karenanya, tiga pilar layanan, yakni layanan hukum, kesehatan, dan sosial, harus dioptimalkan. Hal itu ditekankan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, saat menjadi keynote speaker Dialog Publik “Sinergi

Sigit Budi Riyanto, Bian Pamungkas
ссс