Penyakit Jantung dan Pernapasan Dominasi Penyebab Wafatnya Jemaah Haji 2026
Jakarta - Spektroom : Tujuan utama jemaah ke tanah suci adalah meraih haji mabrur, dan itu harus dicapai dengan kondisi fisik yang prima. Kesehatan jemaah adalah bagian penting dari kelancaran ibadah haji.
Di tengah padatnya arus kedatangan, petugas kesehatan bandara terus memperhatikan kondisi jemaah agar mereka dapat segera beristirahat dan melanjutkan ibadah dengan lebih tenang.
Berdasarkan rekap layanan kesehatan Daker Bandara per Senin (4/5/2026), tercatat 81 jemaah mendapatkan pemeriksaan kesehatan di bandara. Selain itu, 12 jemaah masuk dalam pencatatan observasi, 10 jemaah dirujuk ke KKHI Madinah, dan 10 jemaah lainnya dirujuk ke rumah sakit Arab Saudi
“Keluhan jemaah beragam, ada yang lemas, pusing, mual, sesak ringan, hingga membutuhkan observasi. Semua kami tangani sesuai kondisi masing-masing,” ujar Kadhafi, Petugas Kesehatan Bandara di Madinah, Senin (4/5/2026).
Memasuki hari ke-14 Ahad, 3 Mei 2026 penyelenggaraan ibadah haji, sebanyak 8.575 jemaah menjalani rawat jalan, 130 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), serta 172 jemaiah dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS), dengan 58 jemaah masih dalam perawatan. Sementara itu. Jemaah wafat 9 orang.
"Penyebab wafat didominasi oleh penyakit kardiovaskular dan gangguan pernapasan̈" kata Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, di Jakarta, Senin (4/5/2026)
Kematian akibat penyakit jantung ini menjadi sorotan utama mengingat kondisi fisik jemaah haji yang rentan terhadap perubahan cuaca ekstrem dan aktivitas fisik yang padat selama di Tanah Suci.
Suhu di Makkah dan Madinah mencapai 39 hingga 43 derajat celcius,
Hingga hari ke 14 sebanyak 211 kelompok terbang (kloter) dengan 81.992 jemaah dan 841 petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci. Dari jumlah tersebut, 199 kloter dengan 77.269 jemaah dan 793 petugas telah tiba di Madinah.
Sementara itu, pergerakan jemaah dari Madinah ke Makkah berlangsung bertahap, dengan 52 kloter berjumlah 20.689 jemaah dan 212 petugas telah tiba di Makkah untuk melaksanakan umrah wajib serta mempersiapkan diri menghadapi puncak ibadah haji.