Peran Media Besarkan El Classico Menjadi Milik Masyarakat Internasional
Spektroom: Gaung pertandingan El Classico antara Real Madrid melawan Barcelona yang mendunia tidak terlepas dari media media dalam mengemasnya.
Pengamat Sepakbola Amir Machmud NS menilai el classioco merupakan contoh nyata peran media dalam membesarkan persaingan kedua tim asal Spanyol itu.
Ditemui di kantor PWI, pria yang kini menjabat dewan penasehat PWI Jateng itu menjelaskan bahwa El Classico de Espana sudah milik global.
"Bara pertarungan kedua tim makin tahun makin kuat membara, tidak lepas peran media yang melihat ini sebuah fenomena global. Artinya madrid dan barcelona ini sudah tidak menjadi milik Spanyol, tetapi sudah menjadi milik masyarakat Internasional," ujarnya Senin, 12/1/26.
Lebih lanjut Amir menerangkan bahwa Madrid dibekap oleh dua media besar yakni AS dan Marca, sedangkan Barcelona disokonng Mundo Deportivo dan Sport.
Sedangkan El Classico di awal tahun ini terjadi semalam di King Abdullah Sport City Senin dinihari (12/1/2026) ketika Real Madrid menantang kembali Barcelona.
Partai ini merupakan ulangan pertandingan tahun lalu yang mempertemukan kefua tim di ginal Puala Suoer Copa de Espana atau Piala Super copa Spanyol.
Jalannya pertandibgan seru dan panas sejak awal dengan serangan silih berganti dilakukan baik oleh Madrid maupun Barca.
Namun akhirnya Barca kembali memenangkan duel klasik ini sekaligus menasbihkan diri sebagai Raja Super Copa.
Sengitnya pertandingan dapat dilihat 4 gol yang tercipta pada babak pertama masing tim memadukkan 2 gol.
Barcelona memgawali gol pertamanya melalui penyerang sayap yamg licin, Raphinha pada menit ke 36.
Menerima umpan Pedri dari lini tengah, pemain sayap cepat asal Brasil ini menusuk ke area pertahanan sisi kanan Madrid.
Sukses memperdaya bek kanan Madrid Aurelien Tchouameni, raphinha mengarahkan dengan keras bola ke pojok kiri gawang Courtois, 1-0 Barca unggul.
Madrid merespon cepat melalui Vinicius Junior melalui aksi individu memukau melewati 3 bek Barca sebelum memperdaya kioer Joan Garcia pada menit pertama injury time, skor 1-1.
Namun belum lama merayakan gol penyeimbang itu, Barca kembali membobol gawamg Courtois melalui sontekan Lewandowski usai menerima umpan terobosan Pedri.
Gilanya, di penghujung injury time madrid mampu menyamakan skor menjadi 2 - 2. Melaui skema sepsk pojok, bola liar di depan gawang Barca mampu dituntaskan oleh Gonzalo Garcia dengan sepakan sambil menjatuhkan diri.