Perantau Bangun Kampung, "Talang Andih Islamic Days" Tandai Hidupnya Masjid Jamik

Perantau Bangun Kampung, "Talang Andih Islamic Days" Tandai Hidupnya Masjid Jamik
Suasana Talang Andih Islamic Day ditandai dengan jumat bersama (foto dok.wyu)

Spektroom – Ikatan Perantau Talang Andih (IPTA) menggelar Talang Andih Islamic Days 2026 selama tiga hari di Masjid Jamik Talang Andih, Nagari Padang Tarok, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam. Kegiatan yang berlangsung sejak Jumat hingga Minggu (16-18/01/2026) itu menjadi penanda dimulainya penggunaan masjid yang masih dalam tahap pembangunan, sekaligus pelaksanaan Salat Jumat perdana bagi masyarakat setempat.

Ketua IPTA Yulia Putra mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian perantau Talang Andih yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia hingga luar negeri terhadap pembangunan kampung halaman. Ia menyebutkan, pembangunan masjid dipilih sebagai kontribusi utama karena diyakini dapat menjadi pusat aktivitas sosial dan keagamaan masyarakat.

“Salah satu kontribusi yang kita berikan adalah membangun masjid. Kita berharap masjid ini menjadi pusat kegiatan masyarakat, terutama dalam membina generasi muda,” ujar Yulia Putra dengan nada haru saat menyampaikan sambutan.

Talang Andih Islamic Days 2026 diisi dengan berbagai kegiatan bernuansa keislaman dan sosial, mulai dari peluncuran Salat Jumat perdana, pemeriksaan kesehatan gratis, Musabaqah Tilawatil Quran, wisuda tahfiz, penampilan rebana, hingga takbir akbar yang disampaikan oleh Buya Ristawardi. Pada hari terakhir, sekitar 15 anak peserta tahfiz diarak mengelilingi kampung sebelum mengikuti prosesi wisuda dan tausiah penutup.

Yulia Putra didampingi IPTA Bekasi Dodi Syukri juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah provinsi, kabupaten, dan nagari atas dukungan terhadap seluruh rangkaian kegiatan. Ia berpesan agar masjid yang telah dibangun tidak hanya ramai saat kegiatan seremonial. “Jangan sampai masjid ini hanya hidup ketika ada acara. Kita ingin masjid benar-benar menjadi denyut kehidupan masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, perantau bersama Pemerintah Kabupaten Agam akan memberikan apresiasi bagi anak-anak dan generasi muda Talang Andih yang rutin memakmurkan masjid. Menurutnya, langkah tersebut diharapkan dapat melahirkan generasi islami yang tumbuh dari lingkungan masjid.

Wali Nagari Padang Tarok, Hendri Dt Bandaro Pucuak, mengapresiasi peran perantau Talang Andih yang dinilainya konsisten membantu pembangunan nagari. Ia menyebutkan, perantau Talang Andih tidak hanya berada di berbagai wilayah Indonesia, tetapi juga di Australia dan Malaysia, sehingga kolaborasi dengan perantau menjadi kekuatan penting dalam pembangunan.

Sementara itu, Bupati Agam yang diwakili Staf Ahli Taslim menyampaikan bahwa sinergi antara masyarakat dan perantau Talang Andih selama ini berjalan erat. Ia mengucapkan selamat kepada masyarakat atas berdirinya Masjid Jamik Talang Andih dan berharap masjid tersebut dapat dimakmurkan secara berkelanjutan.

Hal senada disampaikan Gubernur Sumatera Barat yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ahmad Zikri. Ia menegaskan, peran perantau Sumatera Barat sangat besar dalam mendukung program pemerintah, termasuk saat daerah dilanda bencana. Kepedulian perantau yang cepat menyalurkan bantuan dinilainya sebagai kekuatan sosial yang patut dijaga.
( Rita yondriadi)

Berita terkait

Sekolah Rakyat Permanen Tahap II, Terus Dilakukan Secara Masif  di Aceh

Sekolah Rakyat Permanen Tahap II, Terus Dilakukan Secara Masif di Aceh

Spektroom – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan permanen Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di Provinsi Aceh sebagai bagian dari pemulihan pasca bencana banjir bandang sekaligus upaya memutus mata rantai kemiskinan melalui peningkatan akses pendidikan yang berkualitas. Pembangunan Sekolah Rakyat di Aceh diharapkan menjadi simpul pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak

Nurana Diah Dhayanti