Perawatan Pasca Operasi Katarak Hari Bhayangkara ke-80, Pastikan Pasien Pulih Optimal

Perawatan Pasca Operasi Katarak Hari Bhayangkara ke-80, Pastikan Pasien Pulih Optimal
Kontrol pasien Pasca operasi katarak gratis Hari Bhayangkara ke 80 di RS. Anton Sudjarwo Pontianak. (Foto: Bid Humas Polda Kalbar.)

Pontianak-Spektroom – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kalimantan Barat tak hanya diwarnai kegiatan seremonial. Polda Kalbar justru menyoroti aspek kemanusiaan melalui layanan kesehatan gratis yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, salah satunya lewat program perawatan pasca operasi katarak bagi warga yang sebelumnya menjalani tindakan medis.

Kegiatan digelar di Rumah Sakit Bhayangkara Anton Soedjarwo Pontianak, Senin (22/06/2026), menjadi bagian dari rangkaian Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80.

Sebanyak lima pasien yang telah menjalani operasi katarak kembali mendapatkan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan proses pemulihan berjalan baik dan tidak menimbulkan komplikasi.

Kabiddokkes Polda Kalbar Kombes Pol drg. Subur mengatakan pelayanan kesehatan yang diberikan tidak berhenti pada tahap operasi, melainkan berlanjut hingga masa pemulihan pasien.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi bentuk tanggung jawab sekaligus komitmen Polri dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkelanjutan.

“Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin memastikan bahwa pelayanan kesehatan tidak berhenti pada tindakan operasi saja, tetapi juga sampai pada tahap pemulihan pasien.

Kegiatan bakti kesehatan gratis ini terbuka bagi masyarakat dan menjadi wujud nyata kehadiran Polri yang peduli terhadap kesehatan masyarakat,” kata Subur.

Dalam kegiatan tersebut, tim medis melakukan evaluasi kondisi mata pasien, pemeriksaan ketajaman penglihatan, hingga memberikan edukasi terkait perawatan selama masa pemulihan. Pendekatan humanis juga diterapkan agar pasien merasa nyaman dan mendapatkan pendampingan yang memadai.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono menegaskan bahwa peringatan Hari Bhayangkara tidak semata-mata menjadi agenda seremonial tahunan. Menurutnya, momentum tersebut harus diwujudkan melalui program yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

“Peringatan Hari Bhayangkara bukan hanya seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat memberikan manfaat dan semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat,” ujarnya.

Apresiasi juga datang dari para penerima manfaat. Salah seorang pasien mengaku merasa terbantu dengan adanya pemeriksaan lanjutan pasca operasi.

Ia menilai perhatian yang diberikan tenaga medis membuat dirinya lebih tenang menjalani masa pemulihan. Program bakti kesehatan ini menjadi salah satu upaya Polda Kalbar memperkuat pelayanan publik di bidang kesehatan.

Di tengah perayaan Hari Bhayangkara ke-80, pendekatan yang mengedepankan kepedulian sosial tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa kehadiran Polri tidak hanya berkaitan dengan keamanan, tetapi juga menyentuh aspek kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.

Berita terkait

Pemkot Ambon Serahkan Kalpataru Lestari kepada Wutmaili Roumuty

Pemkot Ambon Serahkan Kalpataru Lestari kepada Wutmaili Roumuty

Ambon – Spektroom: Pemerintah Kota Ambon memberikan penghargaan Kalpataru Lestari kepada pegiat lingkungan Wutmaili Roumuty sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mengembangkan berbagai inovasi pengelolaan sampah yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Penghargaan diserahkan Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, didampingi Penjabat Sekretaris Kota Ambon, Robby Sapulette, di

Eva Moenandar, Bian Pamungkas
WTP Diraih NTB Bukan Akhir, Birokrasi Harus Agile dan Anggaran Tepat Sasaran

WTP Diraih NTB Bukan Akhir, Birokrasi Harus Agile dan Anggaran Tepat Sasaran

Mataram-Spektroom : Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, menyampaikan penjelasan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi NTB, Senin (22/6/2026), di Kantor Gubernur NTB. Dalam rapat tersebut, Gubernur Iqbal menekankan pentingnya perubahan orientasi pemerintahan, dari sekadar tertib

Marsam Putrangga, Julianto