Perayaan Imlek Di Klenteng Tien Kok Sie Pasar Gede Solo Berlangsung Khidmad

Perayaan Imlek Di Klenteng Tien Kok Sie Pasar Gede Solo Berlangsung Khidmad
Sejak Pukul 5.00 Pagi, Masyarakat Berdatangan Ke Klenteng Tien Kok sie Pasar Gede Solo , Untuk Merayakan Tahun Baru Imlek Dan Sembahyangan ( Selasa 17/02/2026, Dan )

Spektroom - Kawasan Pasar Gede Solo merayakan tahun baru Imlek di sulap menjadi kampung pecinan lengkap dengan pernak pernik seperti ratusan lampion yang di dominasi warna merah dan kuning emas.

Begitu juga suasana di Klenteng Tien Kok Sie, kawasan Pasar Gede, perayaan Tahun Baru Imlek 2575 Konhzili berlangsung khidmat sejak ( Selasa 17/02/2026 ) pukul 5.00 pagi Umat mulai mendatangi tempat ibadah tertua di Solo ini untuk memanjatkan doa serta harapan terbaik di tahun Kuda Api.

Kemeriahan Imlek di Solo juga menarik perhatian warga luar kota, salah satunya Novita Sari yang datang dari Yogyakarta sengaja memilih Solo sebagai lokasi merayakan Imlek.

Menurutnya atmosfer di kawasan Pasar Gede lebih semarak dan kental dengan tradisi budaya, sehingga dirayakan bersama keluarga di Solo dengan harapan rejeki akan terus bertambah

"Keluarga besar biasanya makan-makan saat malam Imlek, tapi hari H kami kumpul keluarga dan sembahyang di klenteng. Di tahun Kuda ini, harapannya sama seperti tahun sebelumnya, semoga semuanya dilancarkan dan rezekinya selalu bertambah," Jelas Novita Sari

Sementara, pihak pengelola Klenteng Tien Kok Sie, Leo Priscila Aurelia menyebutkan setelah hari raya Imlek, rangkaian kegiatan akan berlanjut hingga 15 hari ke depan yang ditutup dengan perayaan Cap Go Meh.

Tradisi Cap Go Meh identik dengan penyajian menu khas lontong cap go meh sebagai simbol keberuntungan dan keharmonisan bagi umat yang merayakannya.

"Setelah Imlek selama 15 hari kita ada Cap Go Meh. Selanjutnya pada 8 Maret nanti kami mengadakan pembagian beras baksos bagi masyarakat Surakarta, mulai dari buruh gendong hingga tukang becak. Harapannya di tahun Kuda Api ini keluarga selalu rukun dan harmonis," jelas Administrasi Klenteng Tien Kok Sie, Leo Priscila Aurelia.

Selain fokus pada aspek spiritual, pihak klenteng juga terus memperkuat sisi kemanusiaan melalui aksi sosial rutin bagi warga sekitar Kelurahan Sudiroprajan.

Dengan adanya pembagian bantuan logistik tersebut, perayaan Imlek diharapkan tidak hanya dirasakan oleh umat yang merayakan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat di Surakarta.

Rangkaian ibadah di Klenteng Tjen Kok Sie sudah dimulai sejak malam pergantian tahun dengan prosesi ritual Mandi Buddha.

Dalam perayaan Klenteng yang beelokasi di sebelah selatan Pasar Gede ini memberlakukan kebijakan operasional selama 24 jam nonstop untuk mengakomodasi umat yang datang secara bergantian dari berbagai wilayah guna melaksanakan sembahyang individu menggunakan dupa dan lilin. ( Dan)

Berita terkait